YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lazismu Mergangsan menyalurkan Beasiswa Mentari kepada 18 santri Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah yang bersekolah di Aula SMP Muhammadiyah 9 Karangkajen, Rabu (4/3). Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk pembayaran SPP guna membantu meringankan tunggakan biaya pendidikan panti kepada pihak sekolah.
Beasiswa ini bersumber dari dana zakat yang dihimpun Lazismu Mergangsan dan ditasyarufkan kepada santri berdasarkan rekomendasi pengurus panti.
Kepala Kantor Lazismu Mergangsan, Subandi Rianto menyampaikan, program Beasiswa Mentari merupakan bentuk tanggung jawab sosial dalam memastikan anak-anak kurang mampu tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.
“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang terhambat pendidikannya karena kendala biaya. Dana zakat yang dititipkan para muzakki kami salurkan secara amanah dan tepat sasaran,” ujarnya.
Kepala SMP Muhammadiyah 9 Karangkajen, Agus Rifai mengucapkan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Lazismu dan sekolah dalam membantu keberlangsungan pendidikan para siswa.
“Untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada Lazismu Mergangsan yang sudah bekerja sama dari awal sampai saat ini, hampir setiap tahun kita rutin melangsungkan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bisa terus berjalan kedepannya, kita sama-sama membangun generasi yang akan meneruskan kita nanti dengan lebih baik” ujarnya
Kegiatan pentasyarufan ini turut dihadiri oleh Perwakilan Pengurus Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah. Penyerahan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk kolaborasi antar Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Beasiswa Mentari merupakan program tahunan Lazismu yang tidak hanya diperuntukkan bagi santri panti asuhan, tetapi juga bagi siswa kurang mampu lainnya yang mengalami kendala biaya pendidikan. Melalui program ini, Lazismu Mergangsan berharap kebermanfaatan dana zakat dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

