'Aisyiyah dan Bawaslu Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di Polita

Suara Muhammadiyah

22 December 2023

1394
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PADANG, Suara Muhamamdiyah - Implementasi MoU Bawaslu dengan LPP PP 'Aisyiyah, LPP PW 'Aisyiyah bersama Bawaslu Sumbar menggelar Forum Sosialisasi Pengawasan Partisipatif untuk sukses pemilihan umum tahun 2024 di Kota Padang, Provinsi Sumbar bersama jajaran PW Aisyiyah Sumbar dan mahasiswa Polita di aula Politekhnik Aisyiyah Sumbar, Jumat (22/12/2023). Hadir dalam kesempatan tersebut Bawaslu Pusat Alni, Bendahara LPP PP 'Aisyiyah Chusnul, Wakil PW 'Aisyiyah Sumbar Hj. Meiliarni Rusli, Wakil Ketua Hj Yarmis Syukur, Sekretaris PWA Sumbar Delvina, Bendahara PWA Sumbar dan Ketua LPP PWA Sumbar Prof Salma. 

Ketua LPP PW 'Aisyiyah Sumbar, Prof Salma mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang apik antara Bawaslu dengan 'Aisyiyah sehingga bisa mengangkat agenda Forum Sosialisasi Pengawasan Partisipatif untuk sukses pemilihan umum tahun 2024 di Kota Padang, Provinsi Sumbar. 

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut MoU LPP PP 'Aisyiyah dengan Bawaslu pusat yang kemudian dilanjutkan dengan kerjasama dengan LPP PW 'Aisyiyah Sumbar dengan Bawaslu Sumbar, ini sebuah sinergi yang sangat baik sekali dan perlu dilanjutkan," Katanya. 

Dalam sambutannya, Bendahara Lembaga Penelitian dan pengembangan PP Aisyiyah, Chusnul mengatakan dalam menghadapi pemilu,PP 'Aisyiyah sudah mengadakan dua kali kegiatan, satu kegiatan dengan KPU di Yogyakarta, kali ini dengan Bawaslu di Kota Padang.

"Terima kasih kepada Bawaslu yang telah berkolaborasi dengan 'Aisyiyah dalam menciptakan pemilu yang berintegritas, berkeadaban dan jauh dari politik uang," Tandasnya

Ia menekankan warga 'Aisyiyah dan masyarakat pada umumnya tidak boleh golput dan harus menghindari politik uang. 

“‘Aisyiyah berharap Pemilu 2024 menjadi ajang rekonsiliasi nasional dan mencegah terjadinya pembelahan politik yang potensial merusak integrasi bangsa. Pemimpin yang terpilih semoga sesuai dengan kompentensi dan mempunyai keberpihakan pada masyarakat.”

Sementara itu, Bawaslu Pusat Alni mengatakan, perempuan memiliki peran penting dalam keluarga. Selain menjadi ibu bagi anak-anaknya, perempuan harus mampu menjadi “soko guru” yaitu penyangga utama dalam keluarga. Oleh karenanya, perampuan harus mampu menjadi pendidik dalam segala hal, termasuk dalam pendidikan politik demokratis, dimana pelaksanaannya berdasarkan pada asas Luberjurdil.

"Caranya perempuan harus berani melaporkan jika menemui dugaan pelanggaran Pemilu. Perempuan dapat terlibat aktif dengan menjadi Pemantau Pemilu. Atau menjadi agen sosialisasi partisipatif, yang dapat mengajak masyarakat untuk menjadi agen pengawas Pemilu.” katanya

"Pemberian uang dan sembako dalam jumlah apapun dilarang. Hanya diperbolehkan barang atau perlengkapan," Tuturnya. 

Ia menambahkan kampanye di kampus tidak boleh mengganggu proses pembelajaran dan harus dilakukan di hari libur. (Zahra)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah – SMP UMP kembali mengadakan kegiatan spesial dalam rangka meny....

Suara Muhammadiyah

17 March 2025

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – Di kota yang akrab disebut kota budaya, Ketua PP Muhammadiyah Drs H....

Suara Muhammadiyah

27 January 2024

Berita

BLORA, Suara Muhammadiyah - Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Blora menggelar kegiatan....

Suara Muhammadiyah

25 July 2025

Berita

SIDENRENG RAPPANG, Suara Muhammadiyah - Kemah Tahfidz dan Bahasa VIII Pesantren Muhammadiyah–A....

Suara Muhammadiyah

15 May 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Alat menarik kembali diciptakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mala....

Suara Muhammadiyah

1 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah