‘Aisyiyah Sumbar Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan dan Dakwah Sosial

Suara Muhammadiyah

7 July 2025

1116
Milad ke-108 ‘Aisyiyah

Milad ke-108 ‘Aisyiyah

PADANG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dan dakwah sosial berbasis komunitas. Hal ini ditegaskan dalam perayaan Milad ke-108 ‘Aisyiyah yang digelar di Auditorium Gubernuran, Padang, Minggu (6/7/2025), dan dihadiri lebih dari 600 peserta dari jajaran PDA, akademisi, Guru IGABA, PWA hingga tenaga kesehatan.

Ketua PWA Sumbar, Dr. Syur’aini, menyebut program unggulan Qaryah Thayyibah sebagai representasi praksis Islam berkemajuan yang tidak hanya menyentuh dimensi spiritual, tetapi juga sosial dan ekologis. 

“Kerja dakwah tidak pernah libur. Kini, isu ketahanan pangan menjadi prioritas perjuangan kami,” ujar Syur’aini.

Menurutnya, tantangan lonjakan harga kebutuhan pokok, dampak perubahan iklim, dan tingginya ketergantungan pada impor pangan menuntut pendekatan baru. Qaryah Thayyibah hadir sebagai solusi berbasis komunitas yang dinilai adaptif dan visioner.

Ketua PWM Sumbar, Dr. Bakhtiar, menggarisbawahi peran historis ‘Aisyiyah dalam gerakan Muhammadiyah. “Mereka tidak hanya mendidik, tapi menggerakkan,” tegasnya.

Sejumlah agenda strategis turut mewarnai puncak Milad, termasuk peluncuran buku Profil PWA Sumbar, serta pemutaran video soft groundbreaking pembangunan RSU ‘Aisyiyah Padang—sebuah langkah nyata memperkuat ekosistem layanan kesehatan berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan.

Sekretaris Daerah Sumbar, Arry Yuwandi, mengapresiasi kontribusi organisasi perempuan ini sebagai mitra strategis pemerintah daerah. “Kerja nyata ‘Aisyiyah bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk masyarakat luas,” ujarnya.

Senada dengan itu, perwakilan Kemenag Sumbar, Dr. Rifki, menilai kontribusi ‘Aisyiyah dalam dakwah sosial dan pemberdayaan perempuan sebagai elemen penting penguatan akar rumput.

Penasihat organisasi perempuan Sumbar, Harneli Mahyeldi, menyebut ‘Aisyiyah sebagai garda terdepan dalam menjaga moral dan ketahanan keluarga. “Mereka menjadi ujung tombak perubahan sosial,” katanya.

Ketua panitia, Happy Harmonis, menambahkan bahwa acara ini memperlihatkan luasnya partisipasi lintas sektor—mulai dari pimpinan wilayah, perguruan tinggi Muhammadiyah, hingga profesional kesehatan. “Gerakan perempuan tidak hanya membangun, tapi juga mempersatukan,” ungkapnya.

Puncak Milad juga diramaikan dengan penampilan puisi perempuan dari Ketua PDA Tanah Datar, permainan tradisional anak nagari oleh TK ‘Aisyiyah 33 Padang, serta penyerahan hadiah berbagai lomba semarak Milad ke-108.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BREBES, Suara Muhammadiyah - PCNA Bumiayu Gelar Milad Nasyiatul ‘Aisyiyah ke-93 M/ 96 HBREBES ....

Suara Muhammadiyah

12 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Persyarikatan Muhammadiyah akan menyelenggarakan Tanwir pada ....

Suara Muhammadiyah

14 August 2024

Berita

Sampah Plastik Menumpuk, UMY Dampingi Dewi Kajii Kembangkan Souvenir Daur Ulang YOGYAKARTA, Suara M....

Suara Muhammadiyah

5 March 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Kamis pagi, 19 Juni 2025, Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta ber....

Suara Muhammadiyah

19 June 2025

Berita

LAMPUNG, Suara Muhammadiyah - Untuk pertama kalinya, PT Syarikat Cahaya Media (PT SCM) / Suara Muham....

Suara Muhammadiyah

4 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah