Akademisi India Nilai Inklusivitas Modal Membangun Multikulturalisme Asia

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1335
UMM

UMM

MALANG, Suara Muhammadiyah - Sebagai benua terluas, Asia memiliki kekayaan kultural yang beragam. Dimulai dari Asia Selatan, Asia Timur, Asia Barat, hingga Asia Tenggara. Keberagaman tersebut dapat diamati dari ragam etnis, agama, hingga kebudayaan. 

Menyikapi kondisi tersebut, Guru Besar Jawaharlal Nehru University (JNU) India, Prof. Gautam Kumar Jha, Ph.D mengajak para mahasiswa Prodi Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memahami betapa pentingnya menghargai dan memahami beragam budaya selain Indonesia.

Melalui kelas Multikulturalisme di Asia, sebuah kelas hasil kerjasama Prodi HI UMM dengan Eurasia Foundation, Prof. Gautam menegaskan bahwa kita harus mendorong upaya persatuan dan kesatuan tanpa memandang etnis, budaya, maupun agama dalam lingkungan yang multikultural. 

“Kesetaraan, inklusivitas, dan toleransi merupakan kunci untuk membangun komunitas Asia yang presisi,” terang Prof. Gautam.

Menurut Prof. Gautam, nilai-nilai tersebut relevan dengan ajaran Mahatma Gandhi, yaitu tentang antikekerasan dan menghargai perbedaan. 

Jika diimplementasikan dengan baik, maka aktualisasi visi terciptanya komunitas masyarakat multikultural yang harmonis dapat tercapai. Salah satu cara mengimplementasikan nilai-nilai tersebut ialah melalui pendidikan.

“Sosialisasi dan edukasi terkait dengan penerimaan kondisi yang multikultural menjadi sangat penting, hal ini dikarenakan oleh nilai-nilai seperti inklusivitas dan toleransi dapat diterapkan mulai dari lingkungan sekolah atau pendidikan. Pertukaran pelajar dapat menjadi jembatan pertukaran budaya dan bahasa oleh peserta didik,” urai Prof. Gautam.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Gautam juga menawarkan kesempatan untuk melanjutkan studi ke India kepada para mahasiswa, terutama ke Jawaharlal Nehru University. 

“Salah satu manfaat komunitas di masyarakat yang multikultural ialah terbukanya aktivitas ekonomi yang lebih inklusif dan banyaknya peluang untuk melanjutkan studi ke luar negeri,” Prof. Gautam mengakhiri. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Islam itu berkemajuan. Hal ini tercermin melalui para pendahulu yang me....

Suara Muhammadiyah

28 June 2024

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu)....

Suara Muhammadiyah

15 April 2025

Berita

Mahasiswa Ekonomi Syariah UM Palembang Gelar Seminar Literasi Pemuda JAKARTA, Suara Muhammadiyah &n....

Suara Muhammadiyah

19 December 2024

Berita

BENGKULU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Bengkulu melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Il....

Suara Muhammadiyah

29 December 2025

Berita

PACITAN, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka menyambut Milad ke-110 tahun Suara Muhammadiyah, se....

Suara Muhammadiyah

24 July 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah