SAMARINDA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (FKM UMKT) menggelar Masa Ta’aruf dan Pengenalan Kampus bagi mahasiswa baru Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Senin (31/8/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena tahun akademik 2026/2027 merupakan tahun pertama Program Magister Kesehatan Masyarakat FKM UMKT menerima mahasiswa baru.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur Drs. Muhammad Jafron, M.Si., Wakil Rektor III UMKT Ghozali, M.H., M.Kes., Ph.D., Dekan FKM UMKT Sri Sunarti, M.PH., Ph.D., beserta jajaran struktural FKM UMKT. Turut hadir dr. Resvianur, M.KM., Kepala Seksi Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (Alkes dan PKRT), yang mewakili Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur.
Masa ta’aruf dirancang untuk memberikan bekal awal kepada mahasiswa dalam menjalani pendidikan magister, mulai dari pemahaman sistem akademik hingga pengenalan lingkungan dan budaya akademik UMKT.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UMKT Ghozali, M.H., M.Kes., Ph.D. menyampaikan bahwa kehadiran Program Magister Kesehatan Masyarakat menjadi bagian dari penguatan kontribusi UMKT dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan, khususnya di Kalimantan Timur.
“Program Magister Kesehatan Masyarakat diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik yang semakin kuat, tetapi juga mampu melahirkan gagasan, inovasi, dan solusi terhadap berbagai permasalahan kesehatan masyarakat yang berkembang. Mahasiswa angkatan pertama memiliki posisi yang istimewa karena sekaligus menjadi bagian dari sejarah dan fondasi perkembangan program studi ini ke depan,” ujarnya.
Berbagai materi diberikan selama kegiatan. Bagian Akademik dan Administrasi memberikan sosialisasi mengenai sistem akademik, kalender akademik, serta penggunaan Sistem Informasi Akademik atau SIAKAD. Bidang Kemahasiswaan memberikan pemahaman mengenai berbagai peraturan kemahasiswaan, pengembangan prestasi, serta peluang beasiswa yang dapat dimanfaatkan selama menempuh pendidikan. Mahasiswa juga mendapatkan pengenalan berbagai layanan teknologi informasi yang mendukung proses pembelajaran, meliputi Learning Management System (LMS), email institusi, serta sistem pengelolaan tugas akhir melalui SIMPEL yang disampaikan oleh Unit Teknologi Informasi UMKT.
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat FKM UMKT, Lisa Wahidatul Oktaviani, M.PH., Ph.D., memberikan paparan mengenai kurikulum program studi serta teknis pelaksanaan perkuliahan yang akan dijalani mahasiswa selama masa studi.
Paparan tersebut mencakup struktur pembelajaran, tahapan akademik, mekanisme perkuliahan, serta berbagai ketentuan yang perlu dipahami mahasiswa agar proses studi dapat berjalan secara terarah dan optimal. Pengenalan kurikulum sejak awal diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami capaian pembelajaran, beban studi, serta alur akademik yang harus ditempuh hingga penyelesaian pendidikan pada jenjang magister.
Selain aspek akademik dan teknologi, penguatan karakter menjadi bagian penting dalam masa ta’aruf. Wakil Rektor IV Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) memberikan pembekalan mengenai adab mahasiswa dalam kehidupan akademik yang berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Fakultas Kesehatan Masyarakat bersama Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat turut memberikan pembekalan mengenai profil fakultas dan program studi, proses pembelajaran, serta arah pendidikan yang akan dijalani mahasiswa selama masa studi.
Dekan FKM UMKT Sri Sunarti, M.PH., Ph.D. menyampaikan bahwa mahasiswa angkatan pertama memiliki peran penting dalam perjalanan dan pengembangan Program Magister Kesehatan Masyarakat FKM UMKT.
“Kami berharap mahasiswa angkatan pertama ini tidak hanya datang untuk memperoleh gelar akademik, tetapi benar-benar tumbuh menjadi pembelajar, peneliti, dan pemimpin yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat. Jadilah bagian dari proses membangun budaya akademik Magister Kesehatan Masyarakat FKM UMKT yang unggul, kolaboratif, berintegritas, serta berlandaskan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan,” pesan Sri Sunarti.
Menurutnya, pendidikan pada jenjang magister juga harus menjadi ruang untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis, analitis, dan berbasis bukti sehingga lulusan mampu berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat, baik pada tingkat lokal, regional, nasional, maupun global.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan campus tour. Mahasiswa diajak berkeliling lingkungan UMKT untuk mengenal berbagai unit layanan, fasilitas pembelajaran, serta sarana pendukung yang dapat dimanfaatkan selama menjalani pendidikan. Pelaksanaan masa ta’aruf angkatan pertama ini sekaligus menandai dimulainya perjalanan akademik Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat FKM UMKT.
Kehadiran program tersebut diharapkan semakin memperkuat peran FKM UMKT dalam pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia kesehatan, khususnya untuk mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kalimantan Timur dan Indonesia.

