ACEH UTARA, Suara Muhammadiyah – Lazismu Aceh Utara kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat terdampak banjir dengan menyalurkan paket takjil Ramadhan di sejumlah wilayah terdampak.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar membagikan hidangan berbuka puasa, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa para penyintas tidak sendirian menghadapi ujian. Di tengah kondisi pasca-banjir yang masih menyisakan dampak, kehadiran relawan membawa harapan dan semangat kebersamaan.
Tahap pertama pembagian takjil telah dilaksanakan pada Sabtu, 28 Februari dan Ahad 1 Maret 2026 dan menjangkau dua kecamatan terdampak, yakni: Muara Batu, Sawang.
Ratusan paket takjil disalurkan langsung kepada masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi pasca bencana.
Ketua Lazismu Aceh Utara Azkia Algifari menyampaikan, kegiatan ini merupakan amanah dari para muhsinin yang ingin berbagi kebahagiaan Ramadhan.
“Takjil yang kami salurkan hari ini mungkin terlihat sederhana. Namun lebih dari itu, ini adalah pesan bahwa saudara-saudara kita yang terdampak banjir tidak sendiri,” katanya.
Itu merupakan pantulan dari esensi Ramadhan, sebagai bulan berbagi yang melahirkan butiran maslahat tiada tara. “Ramadhan adalah bulan berbagi, dan kami ingin memastikan kebahagiaan itu tetap hadir meski dalam keterbatasan,” sambung Azkia.
Azkia menambahkan, program ini akan berlanjut pada tahap kedua dengan menjangkau wilayah terdampak lainnya. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk turut ambil bagian dalam program Takjil untuk Penyintas Banjir pada tahap berikutnya.
“Setiap donasi yang dititipkan akan disalurkan secara amanah dan tepat sasaran. Mari bersama hadirkan senyum dan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tandasnya.

