Banjir Demak, MDMC Optimalkan Bantu Evakuasi dan Layanan Dapur Umum

Suara Muhammadiyah

23 March 2024

1694
Foto Istimewa

Foto Istimewa

DEMAK, Suara Muhammadiyah – Kali kedua tanggul jebol akibat derasnya aliran Sungai Wulan pada 17 Maret 2024 lalu menyebabkan banjir susulan dan mengepung seluruh Kabupaten Demak. Muhammadiyah Disaster Management Center Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama MDMC wilayah Jawa Tengah respon cepat mengevakuasi warga dan mendirikan layanan dapur umum untuk 750 jiwa terdampak. 

Menurut Chairil Anam, Ketua Bidang Tanggap Darurat dan Rehabilitasi Rekonstruksi MDMC PP Muhammadiyah, menyebutkan bahwa banjir kali ini melumpuhkan seluruh kota dan kabupaten di Demak. Respon awal yang dilakukan oleh MDMC ialah mengevakuasi masyarakat secara menyeluruh karena beberapa titik belum mendapatkan pendampingan.

“Banjir kedua ini memang berdampak besar, beberapa posko belum tercover oleh lembaga lainnya karena saat itu banyak lembaga yang juga berfokus tangani banjir di Kudus, Jepara dan Semarang,” jelasnya.

“Makanya, saat MDMC turun pada hari Minggu (17/3), kami dengan Koramil segera mengarahkan warga ke titik shelter di daerah yang tinggi, sorenya kita bantu evakuasi warga hingga 3 hari kedepan, salah satunya mengevakuasi santri Pondok Pesantren Muhammadiyah dan Nurul Hikmah,” imbuhnya lagi.

Selain itu, layanan dapur umum gabungan dengan MDMC, BPBD Provinsi, PMI Kudus dan Dinas Sosial Kudus didirikan di Masjid Jam’iyyatul Hujjaj Kudus yang melayani 750 jiwa warga di Kec. Karanganyar, Demak.
“Kami sediakan makanan untuk buka puasa dan sahur, yang tidak puasa seperti anak kecil juga kami sediakan makanan atau snack. Waktu awal itu sempat ada warga telat berbuka, sehingga relawan harus bantu kesana kemari mencari makanan,” ujar Chairil Anam. 

Lebih lanjut, saat wawancara Chairil Anam juga menyampaikan bahwa kondisi air saat ini memang berangsur surut di beberapa titik jalan besar sehingga akses jalanan sudah bisa dilewati. Akan tetapi, beberapa gang di pemukiman warga masih tergenang air dan membuat rumah warga belum dapat kembali ke rumahnya.

Berdasarkan masa tenggat penugasan respon pertama oleh MDMC berakhir pada Jumat (22/3) kemarin, lantas Chairil Anam menjelaskan jika tim kedepannya akan melakukan intervensi lanjutan untuk membantu pembersihan area pemukiman pasca banjir dan mendirikan layanan psikososial.(*)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Semangat menuju sekolah berkelas internasional terus ditunjukkan oleh S....

Suara Muhammadiyah

15 May 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Lembaga Pengelola Haji ....

Suara Muhammadiyah

9 November 2025

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Pekan Olahraga Mahasiswa (PORMAWA) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG....

Suara Muhammadiyah

18 July 2024

Berita

Merawat Sehat, Spiritual, dan Ukhuwah Perempuan Muda KULONPROGO, Suara Muhammadiyah — Menjaga....

Suara Muhammadiyah

29 September 2026

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Prof Hamka Kota Madiun, Jaw....

Suara Muhammadiyah

12 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah