JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah Deni Asy'ari meraih penghargaan The 50 Most Innovative CEO Awards 2026 dari The Iconomics. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan serta perkembangan dunia usaha ke arah yang lebih baik.
Penghargaan diterima dalam rangkaian The Iconomics Forum dengan mengusung tema “Mengakatalisasi Ekonomi Daerah: Pemberdayaan, Investasi, dan Kolaborasi untuk Pertumbuhan”, Kamis (15/10) di Auditorium Margono Djojohadikoesoemo Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Kuningan, Karet Kuningan, Setiabudi, Kota Jakarta Selatan.
Penghargaan tersebut menjadi momentum penting bagi Suara Muhammadiyah dalam memperkuat transformasi kelembagaan, khususnya dalam mengembangkan media dakwah yang tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem usaha yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Deni mengucapkan mengapresiasi setinggi-tingginya atas event kreatif yang digagas oleh The Iconomics ini.
"Ini sebuah panggung yang sangat penting untuk mengapresiasi sekaligus mendorong pertumbuhan usaha-usaha usaha lokal, usaha-usaha daerah yang memiliki dampak dan manfaat pada kalangan orang banyak," ujarnya.

Secara khusus, Deni menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada perusahaan yang dipimpinnya. Ia Lebih-lebih Deni sangat bangga seraya bersyukur atas raihan penghargaan tersebut.
"Kami melihat dari data boarding yang tadi disampaikan mungkin kami satu-satunya media atau perusahaan yang background oleh organisasi kemasyarakatan atau Muhammadiyah," bebernya.
Dikemukakan Deni, basis kelahiran Suara Muhammadiyah sejak 1915 yang digagas oleh Kiai Dahlan dan Fachroddin ini sebagai media. "Artinya media ini sudah berusia 1 abad, 111 tahun," sambungnya.
Seiring semakin matangnya perusahaan dan pesatnya transformasi zaman, Suara Muhammadiyah terus memperluas kiprahnya dan mengembangkan lini usaha.
"Kita melakukan transformasi dengan menghadiri berbagai lini usaha yang pada hari ini sudah sudah berdiri dan hadir sekitar 9 unit usaha di bawah PT Syarikat Cahaya Media yang awal mulanya adalah sebuah media," terangnya.
Wakil Ketua Majelis Ekonomi dan Bisnis Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu mengemukakan, hal yang dilakukan itu merupakan manifestasi dari inovasi yang dilakukan secara kolektif, pelan tapi pasti, menghasilkan impak yang niscaya.
"Inovasi ini tentu kita tidak bisa lakukan sendirian. Ini dilakukan oleh banyak tim, banyak kalangan dengan keberanian dan langkah-langkah kreatif. dan juga tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat," terangnya.
Deni menegaskan, penghargaan tersebut merupakan akumulasi dari perjalanan panjang dan pergumulan sarat suka dan duka berikut diwarnai dengan pelbagai tantangan dan kegagalan, sampai kemudian berhasil mencapai pada titik saat ini.
"Ini adalah jangka waktu yang cukup panjang yang terjadi jatuh bangun yang kami sering menyebutnya bahwa awarding itu pada hakikatnya adalah akumulasi kegagalan yang kita raih selama ini," tandasnya. (Cris)

