Batik Karya Mahasiswa UM Bandung Tampil di Ruang Apresiasi Nasional

Suara Muhammadiyah

11 July 2026

115
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Di antara hamparan motif dan warna yang memenuhi Hall A Jakarta International Convention Center (JICC), sebuah sudut pameran menghadirkan cara baru memaknai batik. Bukan hanya sebagai selembar kain, melainkan sebagai medium ekspresi, ruang eksplorasi, sekaligus karya seni yang terus tumbuh mengikuti zaman.

Itulah yang ditampilkan mahasiswa Prodi Kriya Tekstil dan Fashion (KTF) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung dalam Pagelaran Seni Batik Puspa Nuswantara 2026. Pameran ini digelar dari 8–12 Juli 2026 oleh APPBI dengan tema "Rupa Makna Tambal Nusantara". Menghadirkan perajin, desainer, akademisi, dan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah, ajang ini menjadi ruang perjumpaan antara tradisi, kreativitas, dan inovasi.

Di booth Prodi KTF UM Bandung, batik hadir dalam beragam bentuk. Tidak hanya berupa batik tulis dan batik cap, tetapi menjelma menjadi bantal dekoratif, lampu, hingga berbagai aksesori interior. Setiap karya memperlihatkan bagaimana nilai-nilai tradisi dapat diterjemahkan ke dalam desain yang lebih kontemporer tanpa kehilangan ruh budaya yang dikandungnya.

Mahasiswa Prodi KTF UM Bandung Wafa Ulhaq Ramadania mengatakan seluruh karya yang dipamerkan merupakan hasil proses pembelajaran dan eksplorasi selama menjalani perkuliahan.

"Kami menghadirkan berbagai karya batik hasil pembelajaran selama perkuliahan, mulai dari batik tulis, batik cap, hingga penerapan tekstil untuk produk interior. Kami ingin menunjukkan bahwa batik memiliki ruang yang luas untuk terus berkembang menjadi karya yang dekat dengan kehidupan masyarakat," ujarnya.

Baginya, tampil di panggung nasional bukan sekadar kesempatan memamerkan hasil karya, tetapi pengalaman untuk mempertemukan gagasan mahasiswa dengan apresiasi publik. Setiap karya menjadi cerminan proses belajar yang menghubungkan tradisi, riset, dan kreativitas dalam satu kesatuan.

Apresiasi datang dari salah seorang pengunjung, Melati, yang menilai karya mahasiswa UM Bandung mampu menghadirkan perspektif baru terhadap batik. Menurutnya, inovasi yang ditampilkan memperlihatkan bahwa generasi muda memiliki cara kreatif dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia. "Luar biasa. Karya-karya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung sangat kreatif dan memiliki nilai budaya. Ini menjadi bentuk nyata upaya melestarikan batik Nusantara," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum APPBI Komarudin Kudiya menegaskan bahwa Pagelaran Seni Batik Puspa Nuswantara tidak sekadar agenda pameran. Namun, gerakan kebudayaan yang menghubungkan seluruh elemen dalam ekosistem batik Indonesia. "Puspa Nuswantara hadir sebagai ruang bersama untuk mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem batik," ujarnya.

Komarudin, yang juga dosen Prodi KTF UM Bandung dan penulis buku “Kreativitas Batik dalam Pewarnaan Sintesis”, menuturkan bahwa batik merupakan identitas bangsa yang menyimpan sejarah, filosofi, dan kearifan lokal.

Oleh karena itu, menurutnya, para perajin dan pelaku kreatif harus terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan industri modern tanpa kehilangan jati dirinya. "Kami ingin masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan menggunakan batik asli sebagai bagian dari kebanggaan nasional," tegasnya.

Keikutsertaan Prodi KTF UM Bandung dalam Pagelaran Seni Batik Puspa Nuswantara 2026 menjadi gambaran bahwa ruang akademik tidak hanya melahirkan karya untuk dinilai di kelas. Dari studio kampus, gagasan-gagasan kreatif itu tumbuh menjadi karya yang dapat berdialog dengan publik, merawat ingatan budaya, sekaligus memperlihatkan bahwa batik akan terus hidup selama ada generasi yang bersedia menenun makna di setiap helainya.*


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali menunjukkan komit....

Suara Muhammadiyah

28 May 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah -SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta (Muchild) sukses gelar Evaluasi Perkemahan....

Suara Muhammadiyah

26 September 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Mengawali tahun ajaran 2023/2024, Prodi PAI UM Bandung melepas d....

Suara Muhammadiyah

2 October 2023

Berita

AMBON, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Maluku (UM Maluku) Prof. Faris Al-Fadhat, Ph.D.....

Suara Muhammadiyah

24 October 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) resmi meluncurkan Lembaga....

Suara Muhammadiyah

17 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah