Bedah Modul Pendidikan Inklusi: GembiraMu Diharapkan Menjadi Gerakan Inspiratif

Publish

6 June 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
69
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Bedah Modul Pendidikan Inklusi: GembiraMu Diharapkan Menjadi Gerakan Inspiratif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, memberikan arahan dalam kegiatan Bedah Modul Pendidikan Inklusi GembiraMu. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa GembiraMu harus menjadi gerakan yang mampu menghadirkan semangat, optimisme, dan kemandirian bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi luar biasa yang perlu terus didampingi, dikembangkan, dan diberdayakan. Oleh karena itu, sosialisasi program GembiraMu kepada masyarakat perlu diperkuat agar semakin banyak pihak memahami pentingnya pendidikan inklusi yang berkeadilan dan berkemajuan.

“Anak-anak berkebutuhan khusus perlu mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri. Kemandirian akan menjadi modal penting bagi mereka untuk meraih prestasi dan membangun karakter yang kuat,” ujarnya, Sabtu (06/06/2026).

Didik berharap modul pendidikan inklusi yang disusun dapat menjadi panduan yang bermanfaat bagi para pendidik, orang tua, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penguatan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Ia meyakini bahwa melalui pendidikan yang tepat, anak-anak dapat mengembangkan potensi terbaiknya dan tumbuh menjadi individu yang percaya diri serta berdaya saing.

Lebih lanjut, Didik menekankan bahwa keberhasilan program GembiraMu membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas. Ia mengapresiasi berbagai kebijakan dan gagasan yang mendorong penguatan layanan pendidikan, termasuk pandangan bahwa setiap guru perlu memiliki kemampuan dasar konseling sehingga mampu menjadi motivator, pendamping, sekaligus penggerak semangat belajar peserta didik.

Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki bakat, minat, dan passion yang berbeda. Potensi tersebut perlu dikenali dan dikembangkan agar dapat menjadi jalan menuju prestasi. Karena itu, penguatan soft skills dan hard skills harus berjalan beriringan, sementara kemandirian harus menjadi kekuatan utama yang membentuk masa depan mereka.

Selain aspek pendidikan, Didik juga menyoroti pentingnya strategi kampanye dan publikasi program. Ia mendorong penguatan media sosial sebagai sarana sosialisasi GembiraMu kepada masyarakat luas. Untuk mewujudkannya, diperlukan tim kreatif yang profesional sehingga berbagai program, modul, dan praktik baik pendidikan inklusi dapat dikenal secara luas dan memberikan manfaat yang lebih besar.

“Program yang baik harus diketahui masyarakat. Karena itu, publikasi dan kampanye yang terencana menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran publik terhadap pendidikan inklusi,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Didik juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada INOVASI, Aisyiyah, serta educourse.id yang telah memberikan dukungan dan kontribusi dalam pengembangan program GembiraMu.

Sementara itu, Direktur GembiraMu, Dien Nurmarina Fajar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh mitra, pendukung program, serta tim yang telah bekerja keras mengembangkan dan mempublikasikan berbagai kegiatan GembiraMu.

Ia mengungkapkan bahwa salah satu kabar menggembirakan datang dari tim media sosial yang terus berupaya memperluas jangkauan informasi dan edukasi mengenai pendidikan inklusi kepada masyarakat.

Dien juga menyampaikan rencana pengembangan program ke depan. GembiraMu akan menjalin kerja sama dengan jurnal internasional serta mengembangkan wadah khusus yang dapat menjadi rumah bersama bagi publikasi dan pengembangan karya ilmiah di bidang pendidikan inklusi.

“Kami berharap langkah ini dapat memperkuat ekosistem pendidikan inklusi di Indonesia. Kehadiran wadah publikasi ilmiah akan membuka ruang kolaborasi, berbagi praktik baik, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi yang bermanfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Melalui kolaborasi yang semakin luas, penguatan sumber daya manusia, serta dukungan publik yang berkelanjutan, GembiraMu diharapkan menjadi gerakan pendidikan inklusi yang mampu menghadirkan harapan, kemandirian, dan prestasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus di seluruh Indonesia. (Hendra Apriyadi)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Dalam rangkaian kegiatan Jambore MCC LKSA Ke-3 Panti Asuhan Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

25 June 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 40 perusahaan, 4 di antaranya secara online menyampaikan c....

Suara Muhammadiyah

30 January 2024

Berita

AMBON, Suara Muhammadiyah — Dua perguruan tinggi Muhammadiyah, Institut Teknologi dan Bisnis A....

Suara Muhammadiyah

2 December 2025

Berita

SRAGEN, Suara Muhammadiyah - SMP Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen(Dimsa) sukses menggelar seminar rem....

Suara Muhammadiyah

25 July 2024

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Lembaga Penelitian dan Pengembangan Universitas Muhammadiyah Madiun (LP....

Suara Muhammadiyah

16 November 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah