BKMT Didukung Adopsi Konsep Gerakan Jamaah dan Dakwah Jamaah Muhammadiyah

Publish

3 February 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1551
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TANAH DATAR, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Ustadz Dr. H. Irwandi Nashir, mendorong Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) untuk mengadopsi konsep Gerakan Jamaah dan Dakwah Jamaah (GJDJ) yang dikembangkan oleh Muhammadiyah. Menurutnya, BKMT memiliki peran strategis dalam membina masyarakat melalui pendekatan yang terstruktur dan sistematis dalam aktivitas dakwah.

Dalam pemaparan di hadapan ratusan jamaah BKMT Nagari Salimpauang, Kabupaten Tanah Datar, pada 1 Februari 2025, Irwandi Nashir menjelaskan bahwa Gerakan Jamaah di Muhammadiyah bertujuan menggerakkan anggota yang tersebar di berbagai wilayah untuk berpartisipasi aktif dalam dakwah komunitasnya. Dakwah tersebut diwujudkan melalui pembinaan lingkungan agar masyarakat mencapai kesejahteraan lahir dan batin. Acara ini juga dihadiri Wali Nagari Salimpauang, Syafril Basa, Ketua BKMT Nagari Salimpauang, Ustadz Drs. Masriwal, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda setempat.

Menurut Irwandi, jamaah yang menjadi sasaran dakwah adalah kelompok yang memiliki keterikatan baik melalui tempat tinggal, majelis taklim, kelompok pengajian, kelompok tani, maupun komunitas lainnya. Ia pun mendorong setiap anggota BKMT untuk mengajak keluarga, tetangga, dan kolega bergabung dalam wadah ini guna memperkuat pembinaan keislaman secara kolektif.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Gerakan Jamaah dan Dakwah Jamaah merupakan implementasi dari ajaran Islam yang menekankan kebersamaan dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala. “Surah Ali ‘Imran ayat 103 mengisyaratkan bahwa ketaatan harus dijalankan secara berjamaah agar keselamatan tidak hanya diraih individu, tetapi juga menjadi milik seluruh umat Islam,” ungkapnya.

Irwandi juga menyoroti tantangan terbesar umat Islam saat ini, yaitu menjaga persatuan dan istiqamah dalam menghadapi berbagai dinamika global. Dengan keberadaan lebih dari 4.000 agama di dunia, ia mengingatkan pentingnya umat Islam mempertahankan identitas dan keistimewaannya sebagai komunitas yang solid dan berdaya.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut milad ke-24, SD Muhammadiyah Program Khusus Kottab....

Suara Muhammadiyah

11 January 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), melalui Lembaga Penyelen....

Suara Muhammadiyah

15 August 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Hari ke dua Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) VII Pesantren Muham....

Suara Muhammadiyah

30 August 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Hanif Faisal Azzam, bocah sembilan tahun dengan semangat menyala sepert....

Suara Muhammadiyah

20 May 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah saat ini sudah bisa disebut sebagai organisasi Islam yang....

Suara Muhammadiyah

27 June 2024