CMHN UMKU Terapkan Terapi Spiritual Mindfulness

Suara Muhammadiyah

5 April 2024

1580
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KUDUS, Suara Muhammadiyah – Dosen Universitas Muhammadiyah Kudus(UMKU) yang tergabung dalam Tim Community Mental Health Nursing (CMHN UMKU) melakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan kepercayaan diri, penerimaan diri, serta mengatasi kecemasan pada remaja. Terapi Spiritual Mindfulness, fokus dari penelitian ini, telah diimplementasikan khususnya bagi remaja di SMA N 2 Kudus.

Tim terdiri dari Anny Rosiana M., M.Kep., Ns., Sp.KepJ,, Ns. Ashri  Maulida R., Skep., M.Kep., dan Muhamad Jauhar, S.Kep., M.Kep. Terapis tersebut melaksanakan terapi selama satu minggu, tepatnya dari tanggal 6 hingga 13 Maret 2024. Terapi tersebut terbagi menjadi enam sesi, yang masing-masing mencakup momen penting seperti kesadaran, muhasabah, body scan, bertaubat, relaksasi, dan terminasi. Dipimpin oleh terapis yang telah tersertifikasi, Ns. Ashri Maulida R., Skep., M.Kep., para remaja di SMA N 2 Kudus mendapatkan kesempatan unik untuk mengeksplorasi dan memahami diri mereka sendiri serta peristiwa traumatis yang mereka alami.

"Terapi Spiritual Mindfulness ini memberikan kesempatan bagi kami, remaja, untuk merenung dan menerima masalah serta kejadian traumatis tanpa harus merasa dihakimi," ungkap ketua tim Anny Rosiana M., M.Kep., Ns., Sp.Kep.J, Kamis, 4 April 2024.

Selain itu, selama satu minggu tersebut, siswa-siswa juga mendapatkan follow up rutin dengan menggunakan teknik pemberian afirmasi positif melalui WhatsApp Group. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa dampak positif dari terapi terus dirasakan dan dipertahankan bahkan setelah sesi terapi berakhir.

"Kami berharap bahwa melalui penelitian ini, remaja di Kabupaten Kudus dapat meningkatkan mental mereka dan memperoleh keterampilan yang berguna dalam mengatasi tantangan hidup," kata terapis Ns. Ashri Maulida R.

Kepala Sekolah SMA N 2 Kudus, Nur Afifudin, S.Pd., M.Pd menyambut positif adanya penelitian yang dinai Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ia menyampaikan “Saat ini kondisi kesehatan mental remaja merupakan trend yang memerlukan kerjasama lintas sectoral untuk dapat diatasi”.

Menurutnya, “Salah satu upaya sekolah adalah dengan meberikan edukasi peningkatan kesehatan mental pada saat Masa pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), akan tetapi bentuk tindakan nyata seperti pemberian terapi oleh tenaga kesehatan secara langsung seperti ini juga sangat di perlukan khususnya untuk siswa tingkat akhir.” imbuhnya

Pelaksanaan kegiatan ini berlokasi di SMA N 2 Kudus, yang menjadi wadah bagi remaja-remaja di daerah tersebut untuk mendapatkan manfaat dari terapi Spiritual Mindfulness ini. Dengan dukungan penuh dari hibah Majelis Diklitbang PP Muhammadiyah, penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan yang signifikan dalam upaya meningkatkan kesehatan mental generasi muda di Kabupaten Kudus. (AR)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mobilitas mahasiswa yang dilakukan dalam lingkup antar negara ....

Suara Muhammadiyah

13 July 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Bencana tidak hanya menyisakan kerusakan fisik dan kerugian mater....

Suara Muhammadiyah

12 October 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Innalillahi wa Inna Ilaihi Raji’un, kabar duka datang d....

Suara Muhammadiyah

18 February 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Rahmadi Wibowo Suwarno, Kepala Lembaga Pengembangan dan Studi....

Suara Muhammadiyah

8 May 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Sama pentingnya dengan kesehatan fisik, kesehatan mental juga memiliki ....

Suara Muhammadiyah

6 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah