CMHN UMKU Terapkan Terapi Spiritual Mindfulness

Suara Muhammadiyah

5 April 2024

1573
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KUDUS, Suara Muhammadiyah – Dosen Universitas Muhammadiyah Kudus(UMKU) yang tergabung dalam Tim Community Mental Health Nursing (CMHN UMKU) melakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan kepercayaan diri, penerimaan diri, serta mengatasi kecemasan pada remaja. Terapi Spiritual Mindfulness, fokus dari penelitian ini, telah diimplementasikan khususnya bagi remaja di SMA N 2 Kudus.

Tim terdiri dari Anny Rosiana M., M.Kep., Ns., Sp.KepJ,, Ns. Ashri  Maulida R., Skep., M.Kep., dan Muhamad Jauhar, S.Kep., M.Kep. Terapis tersebut melaksanakan terapi selama satu minggu, tepatnya dari tanggal 6 hingga 13 Maret 2024. Terapi tersebut terbagi menjadi enam sesi, yang masing-masing mencakup momen penting seperti kesadaran, muhasabah, body scan, bertaubat, relaksasi, dan terminasi. Dipimpin oleh terapis yang telah tersertifikasi, Ns. Ashri Maulida R., Skep., M.Kep., para remaja di SMA N 2 Kudus mendapatkan kesempatan unik untuk mengeksplorasi dan memahami diri mereka sendiri serta peristiwa traumatis yang mereka alami.

"Terapi Spiritual Mindfulness ini memberikan kesempatan bagi kami, remaja, untuk merenung dan menerima masalah serta kejadian traumatis tanpa harus merasa dihakimi," ungkap ketua tim Anny Rosiana M., M.Kep., Ns., Sp.Kep.J, Kamis, 4 April 2024.

Selain itu, selama satu minggu tersebut, siswa-siswa juga mendapatkan follow up rutin dengan menggunakan teknik pemberian afirmasi positif melalui WhatsApp Group. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa dampak positif dari terapi terus dirasakan dan dipertahankan bahkan setelah sesi terapi berakhir.

"Kami berharap bahwa melalui penelitian ini, remaja di Kabupaten Kudus dapat meningkatkan mental mereka dan memperoleh keterampilan yang berguna dalam mengatasi tantangan hidup," kata terapis Ns. Ashri Maulida R.

Kepala Sekolah SMA N 2 Kudus, Nur Afifudin, S.Pd., M.Pd menyambut positif adanya penelitian yang dinai Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ia menyampaikan “Saat ini kondisi kesehatan mental remaja merupakan trend yang memerlukan kerjasama lintas sectoral untuk dapat diatasi”.

Menurutnya, “Salah satu upaya sekolah adalah dengan meberikan edukasi peningkatan kesehatan mental pada saat Masa pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), akan tetapi bentuk tindakan nyata seperti pemberian terapi oleh tenaga kesehatan secara langsung seperti ini juga sangat di perlukan khususnya untuk siswa tingkat akhir.” imbuhnya

Pelaksanaan kegiatan ini berlokasi di SMA N 2 Kudus, yang menjadi wadah bagi remaja-remaja di daerah tersebut untuk mendapatkan manfaat dari terapi Spiritual Mindfulness ini. Dengan dukungan penuh dari hibah Majelis Diklitbang PP Muhammadiyah, penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan yang signifikan dalam upaya meningkatkan kesehatan mental generasi muda di Kabupaten Kudus. (AR)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PERLIS, Suara Muhammadiyah - Rapat kerja diawali dengan seminar Internasional yang bertemakan Pengua....

Suara Muhammadiyah

6 March 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Dunia menghadapi disrupsi yang memunculkan berbagai teknologi baru. Jik....

Suara Muhammadiyah

12 October 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tantangan dakwah di Jakarta memiliki karakteristik yang berbeda diband....

Suara Muhammadiyah

20 October 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Antusiasme perempuan Indonesia untuk bertumbuh dan mengambil per....

Suara Muhammadiyah

23 June 2026

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah – Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr H....

Suara Muhammadiyah

31 March 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah