JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UHAMKA secara resmi melepas keberangkatan mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) II di Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Sebanyak 20 mahasiswa bersama 4 dosen pendamping akan mengikuti kegiatan KKL yang berlangsung pada 20–27 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran lapangan yang bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa dalam memahami fenomena geografi secara langsung.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP UHAMKA menegaskan bahwa mahasiswa Pendidikan Geografi harus mampu belajar dari kondisi nyata di lapangan, bukan hanya dari teori yang diperoleh di ruang kuliah.
Menurutnya, Desa Ayah merupakan lokasi yang tepat untuk pembelajaran geografi karena memiliki kekayaan bentang alam yang lengkap, mulai dari kawasan pantai, perbukitan karst, lingkungan pedesaan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang berkembang.
"Mahasiswa harus memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung dari masyarakat dan lingkungan. Apa yang ditemukan di lapangan akan menjadi pengalaman berharga ketika kelak menjadi guru geografi," ujarnya.
Dekan juga berharap mahasiswa mampu mengembangkan keterampilan observasi, pemetaan, pengumpulan data, analisis wilayah, serta kemampuan berkomunikasi dengan masyarakat.
Selain kegiatan akademik, mahasiswa juga akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi pemilahan dan pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan lingkungan.
Melalui KKL II di Desa Ayah, Program Studi Pendidikan Geografi FKIP UHAMKA berharap mahasiswa semakin siap menjadi calon guru yang memiliki pemahaman kuat tentang lingkungan, masyarakat, dan kewilayahan sehingga mampu menghadirkan pembelajaran geografi yang lebih kontekstual dan bermakna bagi peserta didik. (Amir)

