Dengan Kesabaran, Memberikan Stamina Moral, Mental, dan Intelektual

Suara Muhammadiyah

26 February 2026

1233
Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd

Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Karakteristik manusia bertakwa salah satunya senantiasa mendirikan shalat. Menurut Abdul Mu’ti, shalat selalu berimplikasi dengan sabar (Qs al-Baqarah [2] ayat 45-46).

“Ini ada kaitannya dengan puasa. Kalau kita berpuasa, kita melaksanakan sesuatu yang hanya kita dan Allah saja yang tahu,” kata Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Menukil hadis qudsi dikemukakan dengan kentara, bahwa puasa itu untuk Allah, dan Dia sendiri yang akan memberikan ganjarannya (HR at-Tirmidzi).

Hadis ini memiliki makna tentang kemuliaan pahala berpuasa. Di lain sisi, sebut Mu’ti, menjadi pokong pangkal dari disiplin diri dan komitmen seorang hamba untuk melaksanakan sesuatu yang baik.

“Puasa itu soal disiplin diri. Puasa itu soal bagaimana kita melakukan sesuatu karena faktor-faktor internal (iman, spiritual), bukan karena faktor-faktor eksternal,” jelasnya, Kamis (26/2) di TvMu Channel dalam program Jendela Ramadhan.

Kontekstualisasi hal tersebut dengan shalat, sambung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah itu, sebagai ibadah yang secara durasi sangat singkat. Namun, yang singkat itu, justru memiliki impresi (pengaruh) yang sangat kuat dalam kehidupan.

“Pengaruh dari sesuatu yang singkat, yang rutin dikerjakan, itu sangat besar terhadap sikap mental dan kepribadian kita,” tekan Mu’ti.

Di sinilah puasa dan shalat saling bersandingan. “Dan itu, kunci kita sukses,” tegas Mu’ti, singkat. Dan, Al-Qur’an mengingatkan untuk mendidik anak-anak senantiasa memiliki kesabaran.

Demikian Nabi Luqman menasihati anaknya agar senantiasa melaksanakan shalat, amar makruf nahi mungkar, dan bersabar atas segala musibah yang terjadi (Qs Luqman [31] ayat 17).

“Dan itu adalah perkara yang harus kita bulatkan, kita tanamkan dengan penuh kesungguhan. Karena melaksanakannya tidak mudah,” ujarnya.

Menggarisbawahi kehidupan sarat dengan kompleksitas yang bobotnya beranekaragam. Untuk itu, Mu’ti berpesan agar menghadapinya dengan sabar. “Insyaallah ada jalan keluar,” tuturnya.

Dengan sabar, niscaya memberikan stamina moral, mental, dan intelektual untuk mencapai sesuatu dengan motivasi dan semangat yang tinggi. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LAMONGAN Suara Muhammadiyah - Ketua umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiah (IMM) Jawa Timur Mohammad Mift....

Suara Muhammadiyah

31 October 2023

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Pada bulan Ramadhan 1445H/2024 M, Lembaga Zakat Infak dan Shodaqoh Muham....

Suara Muhammadiyah

2 April 2024

Berita

LAHAT, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan ....

Suara Muhammadiyah

20 November 2023

Berita

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah - Pesantren Tahfidzul Qur'an Muhammadiyah Al Firdaus Ngabeyan Kartas....

Suara Muhammadiyah

18 December 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kian memantapkan la....

Suara Muhammadiyah

8 January 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah