Di Balik Batu Karang: Kisah Dakwah di Bumi Karang Kupang

Suara Muhammadiyah

29 July 2024

1453
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah- Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tirtonirmolo Barat Kasihan Bantul terus berusaha menggelorakan dakwah dan ghirah warga di Tirtonirmolo Barat dan sekitarnya. Salah satunya lewat Pengajian Ahad Pagi (PAP) Ranting Tirtonirmolo Barat. PAP kali ini diselenggarakan pada Ahad 28 Juli 2024 menghadirkan Prof. Dr. Zainur Wula, SPd., MSi., Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), yang juga pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Nusa Tenggara Timur.

PAP diselenggarakan di Masjid Thoyyibah Kalipakis-Ambarbinangun. Masjid yang bernilai sejarah karena menurut tokoh setempat Dr Khomsul Latifin masjid tersebut bediri sejak sebelum kemerdekaan RI. Ketua PRM Tirtonirmolo Barat, H Sofriyanto, SM., SPd menyampaikan sampai hari ini Universitas Muhammadiyah Kupang adalah salah satu role model, contoh terbaik dalam konteks dakwah rahmatan lil alamin yang dikembangkan Muhammadiyah di wilayah minoritas muslim.

“Banyak kiprah dan kisah dakwah Muhammadiyah di daerah minoritas muslim yang sukses dan selama ini kita hanya mendengar dari medsos dalam PAP ini jamaah mendengar langsung melalui salah satu sumber dan aktornya yaitu Rektor UMK, Prof Dr. Zainur Wula, M.Si”, demikian ungkap Sofriyanto.

Sofriyanto menambahkan, dengan belajar kiprah dan kisah sukses UMK kita harapkan akan mengobarkan semangat dakwah dan kiprah warga Muhammadiyah di Tirtonirmolo Barat semakin berkobar, “Menyala, menyala," ungkapan anak-anak sekarang.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kasihan, Agus Mulyono, SE mengapresiasi dan mendukung PAP PRM Tirtonirmolo Barat yang menghadirkan tokoh dari Indonesia Timur tersebut. Menurutnya, tokoh ini mampu menularkan pengalaman dakwah Muhammadiyah di daerah minoritas muslimnya dan minoritas warga Muhammadiyahnya dari jumlah penduduk Kota Kupang atau bahkan seluruh NTT.

Sebagai pembicara utama, Zainur Wula menyampaikan pengalaman dakwah agar sukses dan berhasil diejawantahkan. Yaitu dengan menerapkan pendekatan penuh kearifan lokal sesuai kondisi sosio-kultural masyarakat. Dan juga melalui pengembangan pendidikan dan ekonomi.

"Islam harus ditampilkan dengan wajah ramah dan diwujudkan dalam uswah hasanah serta amaliah nyata yang membawa manfaat bagi umat", demikian ungkap rektor dari perguruan tinggi Muhammadiyah yang 70% mahasiswanya non muslim tersebut. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

ENREKANG, Suara Muhammadiyah - Salah satu keunggulan MTs Muhammadiyah Kalosi Enrekang saat ini adala....

Suara Muhammadiyah

8 April 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Malang Raya sukses menyelenggar....

Suara Muhammadiyah

17 July 2025

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karanglewas mengambil langka....

Suara Muhammadiyah

25 December 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta resmi memperoleh izi....

Suara Muhammadiyah

23 January 2026

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah - Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ustadz Adi Hiday....

Suara Muhammadiyah

8 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah