SIMALUNGUN, Suara Muhammadiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr H Saidul Amin, MA., memberikan pencerahan di hadapan ratusan warga Muhammadiyah Simalungun dalam bertajuk kegiatan Silaturahim Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) bersama warga Muhammadiyah Simalungun pada Ahad (29/3/2026) di Pondok Pesantren Darul Arqam, Kerasaan, Simalungun – Sumatera Utara.
Ratusan peserta yang terdiri dari pimpinan dan warga Muhammadiyah tampak khusyuk dan penuh antusias mengikuti tausiah yang disampaikan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam momentum Syawal tersebut.
Dalam tausiahnya, Dr Saidul Amin menyampaikan tiga pesan utama. Pertama, pentingnya niat ikhlas dalam bermuhammadiyah. Ia menegaskan bahwa keikhlasan merupakan fondasi utama dalam berorganisasi.
“Jika Anda masuk ke Muhammadiyah dengan niat untuk mendapatkan sesuatu, yakinlah Anda akan keluar tanpa membawa apa-apa,” tegasnya.
Pesan kedua adalah tentang Quwwatul Iradah atau semangat untuk maju. Ia mendorong Pimpinan Daerah Muhammadiyah untuk melakukan pemetaan potensi di tingkat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), sehingga setiap cabang memiliki keunggulan dan fokus program yang jelas.
“Misalnya, ada PCM yang unggul di bidang pesantren, ada yang fokus pada PAUD, SD, pusat ekonomi, maupun peternakan. Dengan demikian, setiap cabang memiliki peran sebagai center of change atau pusat perubahan sesuai potensinya masing-masing,” jelasnya Dr Saidul Amin yang juga sebagai Rektor Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM).
Sementara itu, pada pesan ketiga, Dr Saidul Amin menekankan pentingnya membangun manajemen organisasi yang berkualitas dan berintegritas. Ia mengingatkan agar Muhammadiyah benar-benar menjadi organisasi yang bersih dari praktik korupsi.
“Harus ada sistem pengawasan yang kuat—ibarat adanya Rakib dan Atid—sehingga Muhammadiyah tidak hanya mengusung slogan antikorupsi, tetapi juga benar-benar terbebas dari praktik tersebut,” ujarnya.
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Simalungun, Jamal Damanik, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan kajian-kajian yang mencerahkan bagi warga Muhammadiyah.
“Insyaallah, pada pengajian berikutnya kita akan membahas Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT),” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat keislaman, kebersamaan, serta mendorong kemajuan Muhammadiyah di Kabupaten Simalungun. (Rls./Muhansir)
