Di Hadapan Ratusan Warga Muhammadiyah Simalungun, Rektor UMRI Sampaikan Pesan Penting Silaturrahim Syawal

Publish

30 March 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
290
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SIMALUNGUN, Suara Muhammadiyah – Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Dr H Saidul Amin, MA., memberikan pencerahan di hadapan ratusan warga Muhammadiyah Simalungun dalam bertajuk kegiatan Silaturahim Syawal 1447 Hijriah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) bersama warga Muhammadiyah Simalungun pada Ahad (29/3/2026) di Pondok Pesantren Darul Arqam, Kerasaan, Simalungun – Sumatera Utara.

Ratusan peserta yang terdiri dari pimpinan dan warga Muhammadiyah tampak khusyuk dan penuh antusias mengikuti tausiah yang disampaikan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam momentum Syawal tersebut.

Dalam tausiahnya, Dr Saidul Amin menyampaikan tiga pesan utama. Pertama, pentingnya niat ikhlas dalam bermuhammadiyah. Ia menegaskan bahwa keikhlasan merupakan fondasi utama dalam berorganisasi.

“Jika Anda masuk ke Muhammadiyah dengan niat untuk mendapatkan sesuatu, yakinlah Anda akan keluar tanpa membawa apa-apa,” tegasnya.

Pesan kedua adalah tentang Quwwatul Iradah atau semangat untuk maju. Ia mendorong Pimpinan Daerah Muhammadiyah untuk melakukan pemetaan potensi di tingkat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), sehingga setiap cabang memiliki keunggulan dan fokus program yang jelas.

“Misalnya, ada PCM yang unggul di bidang pesantren, ada yang fokus pada PAUD, SD, pusat ekonomi, maupun peternakan. Dengan demikian, setiap cabang memiliki peran sebagai center of change atau pusat perubahan sesuai potensinya masing-masing,” jelasnya Dr Saidul Amin yang juga sebagai Rektor Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM).

Sementara itu, pada pesan ketiga, Dr Saidul Amin menekankan pentingnya membangun manajemen organisasi yang berkualitas dan berintegritas. Ia mengingatkan agar Muhammadiyah benar-benar menjadi organisasi yang bersih dari praktik korupsi.

“Harus ada sistem pengawasan yang kuat—ibarat adanya Rakib dan Atid—sehingga Muhammadiyah tidak hanya mengusung slogan antikorupsi, tetapi juga benar-benar terbebas dari praktik tersebut,” ujarnya.

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Simalungun, Jamal Damanik, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan kajian-kajian yang mencerahkan bagi warga Muhammadiyah.

“Insyaallah, pada pengajian berikutnya kita akan membahas Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT),” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat keislaman, kebersamaan, serta mendorong kemajuan Muhammadiyah di Kabupaten Simalungun. (Rls./Muhansir)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen ....

Suara Muhammadiyah

11 September 2025

Berita

KUNINGAN, Suara Muhammadiyah  - Sebanyak 103 orang mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (S....

Suara Muhammadiyah

19 September 2023

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Yuharni dan Nuriaty Pimpin Aisyiyah Cabang Medan Tembung periode 2....

Suara Muhammadiyah

11 September 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Berdasarkan laporan dan pantauan pelaksanaan Tes Kemampuan ....

Suara Muhammadiyah

3 November 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menggelar kuliah umum ber....

Suara Muhammadiyah

12 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah