Dibalik Gagahnya Muhammadiyah, karena Ada Spirit Kemandirian, Bukan Ketergantungan

Suara Muhammadiyah

18 March 2026

600
Deni Asy’ari, MA., Dt Marajo. Foto: Cris

Deni Asy’ari, MA., Dt Marajo. Foto: Cris

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah itu organisasi Islam terbesar. Kuncinya terletak pada dimensi kemandiriannya.

"Muhammadiyah besar, Muhammadiyah berkembang karena disokong dan didorong oleh DNA kemandirian," demikian tegas Deni Asy'ari, Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah.

Cikal bakal kemandirian itu berpokok pangkal dari para saudagar. Deni mengisahkan kala itu, Kiai Dahlan memukul kentongan sebagai sinyalemen Muhammadiyah butuh dana untuk sekolah dan tenaga pendidikan.

"Oleh karena itu, saya pukul kentongan ini saya mau melelang harta-harta saya," kata Dahlan, dinukil Deni.

Kauman pada saat itu bukanlah kampung pinggiran. Tapi Kauman itu adalah kampung saudagar. "Banyak tokoh-tokoh pengusaha sukses di Kauman," jelas Deni.

Tetapi, Kiai Dahlan tidak berpangku tangan pada para saudagar. Prinsip fundamental dipegangnya: yadul 'ulyaa khairun minal yadis sufla, "tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah."

Pada episode berikutnya, Muhammadiyah semakin menunjukkan taringnya. Makin mekar dan berkembang amat pesat di daerah-daerah. 

"Memang di situ tumbuh subur saudagar-saudagar Muhammadiyah," bebernya, Selasa (17/3) saat Kajian I'tikaf Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Piyungan di Musala Darussalam Jolosutro, Srimulyo, Piyungan, Bantul.

Dari situlah kemudian, mulai bermunculan para saudagar-saudagar lainnya. Mereka adalah Kiai Haji Abdurrahman, Kiai Haji Jamhari, Sutan Mansur, Mansur Al-Yamani, dan sebagainya.

"Semua ini adalah orang-orang yang mandiri. Kenapa dia mandiri? Karena memiliki latar belakang saudagar," ungkapnya.

Inilah basic dasar titik awal perkembangan Muhammadiyah. Yang terasah sedemikian rupa dari koridor kemandirian. 

"Muhammadiyah bisa tumbuh berkembang di daerah-daerah itu karena disokong oleh kemandirian. Saya haqqul yaqin, kejayaan Islam, kemajuan Islam salah satu faktornya basicnya adalah kemandirian," tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MADIUN, Suara Muhammadiyah - Sepuluh mahasiswa UMMAD menjadi surveyor perkembangan terbaru (update) ....

Suara Muhammadiyah

7 October 2024

Berita

TULUNGAGUNG, Suara Muhammadiyah - Serikat Usaha Muhammadiyah Tulungagung kembali menggelar program p....

Suara Muhammadiyah

16 May 2026

Berita

LANGKAT, Suara Muhammadiyah - Tim Disaster Medical Center (DMC) Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (R....

Suara Muhammadiyah

15 December 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Mahasiswa Prodi Farmasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung se....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menghasilkan kader ikatan yang peduli terhadap lingkungan ....

Suara Muhammadiyah

21 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah