Dibalik Gagahnya Muhammadiyah, karena Ada Spirit Kemandirian, Bukan Ketergantungan

Suara Muhammadiyah

18 March 2026

535
Deni Asy’ari, MA., Dt Marajo. Foto: Cris

Deni Asy’ari, MA., Dt Marajo. Foto: Cris

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah itu organisasi Islam terbesar. Kuncinya terletak pada dimensi kemandiriannya.

"Muhammadiyah besar, Muhammadiyah berkembang karena disokong dan didorong oleh DNA kemandirian," demikian tegas Deni Asy'ari, Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah.

Cikal bakal kemandirian itu berpokok pangkal dari para saudagar. Deni mengisahkan kala itu, Kiai Dahlan memukul kentongan sebagai sinyalemen Muhammadiyah butuh dana untuk sekolah dan tenaga pendidikan.

"Oleh karena itu, saya pukul kentongan ini saya mau melelang harta-harta saya," kata Dahlan, dinukil Deni.

Kauman pada saat itu bukanlah kampung pinggiran. Tapi Kauman itu adalah kampung saudagar. "Banyak tokoh-tokoh pengusaha sukses di Kauman," jelas Deni.

Tetapi, Kiai Dahlan tidak berpangku tangan pada para saudagar. Prinsip fundamental dipegangnya: yadul 'ulyaa khairun minal yadis sufla, "tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah."

Pada episode berikutnya, Muhammadiyah semakin menunjukkan taringnya. Makin mekar dan berkembang amat pesat di daerah-daerah. 

"Memang di situ tumbuh subur saudagar-saudagar Muhammadiyah," bebernya, Selasa (17/3) saat Kajian I'tikaf Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Piyungan di Musala Darussalam Jolosutro, Srimulyo, Piyungan, Bantul.

Dari situlah kemudian, mulai bermunculan para saudagar-saudagar lainnya. Mereka adalah Kiai Haji Abdurrahman, Kiai Haji Jamhari, Sutan Mansur, Mansur Al-Yamani, dan sebagainya.

"Semua ini adalah orang-orang yang mandiri. Kenapa dia mandiri? Karena memiliki latar belakang saudagar," ungkapnya.

Inilah basic dasar titik awal perkembangan Muhammadiyah. Yang terasah sedemikian rupa dari koridor kemandirian. 

"Muhammadiyah bisa tumbuh berkembang di daerah-daerah itu karena disokong oleh kemandirian. Saya haqqul yaqin, kejayaan Islam, kemajuan Islam salah satu faktornya basicnya adalah kemandirian," tandasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menyesuaikan pergantian estafet kepemimpinan di Pimpinan Daerah &ls....

Suara Muhammadiyah

15 August 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Pusat (PP) 'Aisyiyah melalui Majelis Tabligh dan Ket....

Suara Muhammadiyah

26 July 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) membuka Program Stud....

Suara Muhammadiyah

29 October 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Badan Kerja Sama (BKS) SMP Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman mengg....

Suara Muhammadiyah

13 August 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir sangat bangga ....

Suara Muhammadiyah

25 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah