Membuat Masjid Makmur-Memakmurkan

Suara Muhammadiyah

11 November 2024

1624
Muhammad Jamaludin Ahmad

Muhammad Jamaludin Ahmad

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - “Masjid! makmur memakmurkan. Masjid! dari masjid kita bangkit. Masjid, apapun masalahnya masjid solusinya,” seru Ustadz Muhammad Jamaludin Ahmad kepada para jamaah Pengajian Ahad Pagi edisi ke-362, Minggu (10/11/2024) di Pondok Pesantren Imam Syuhodo, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Pengajian rutin Minggu pagi ini tergolong istimewa. Selain diisi oleh Jamaludin Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pemberdayaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Pada pengajian yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Blimbing itu, Ustadz Jamaludin mengisi ceramah dengan materi Masjid Makmur Memakmurkan.

Menurutnya makmur memakmurkan, dari masjid kita bangkit, dan apapun masalahnya masjid solusinya, merupakan “Tiga hal penting yang harus diperhatikan untuk mewujudkan masjid makmur memakmurkan,” tuturnya.

Ustadz Jamaludin menjelaskan jika berdasarkan riset LPCR-PM, diantara 1.206 Masjid Muhammadiyah rata-rata jamaahnya berjumlah 30 sampai 50 jamaah setiap masjidnya.

Untuk masalah tata kelola masjid dan mushola, lanjutnya, “Sudah ada pedoman yang diterbitkan oleh PP.” Ustadz Jamaludin menjelaskan masjid dan musala secara umum tetap dikelola oleh Majelis Tabligh. Peran LPCR-PM yang paling pokok adalah membuat, mendirikan, dan membina masjid-masjid menjadi masjid percontohan.

“Membuat masjid percontohan setiap provinsi satu contoh, setiap PDM satu contoh, setiap PCM satu contoh, setiap ranting satu contoh,” tambahnya lagi.

Untuk mewujudkan masjid percontohan yang unggul, LPCR-PM PP Muhammadiyah mengadakan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3). Menurut Ustadz Jamaludin, cara pandang terhadap marbot harus dirubah.

“Marbot kan dianggap mung resik-resik WC Noto sandal resik-resik masjid (hanya bersih bersih WC, menata sandal, bersih-bersih masjid). Marbot itu sebenarnya tim manajemen masjid,” tuturnya. Dijelaskannya, usia anak LPCR-PM berharap masjid dikelola oleh anak muda.

Ustadz Jamaludin juga mengingatkan jika ada 16 kriteria Masjid Muhammadiyah. Salah satu syarat masjid yang makmur adalah ramah terhadap anak-anak.

“Janganlah lagi memarahi anak-anak. Bahaya kalau masjid sudah sepi anak-anak. Itu tanda-tanda masjid itu sebentar lagi tutup tidak ada regenerasi, maka harus ramah anak-anak,” jelasnya. (Hafidz/Fab)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

ALOR, Suara Muhammadiyah - Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah melakukan kunjungan ke Kabupaten Alor....

Suara Muhammadiyah

10 December 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah — Proses pengukuhan kelulusan siswa SD ‘Aisyiyah Kamila dan S....

Suara Muhammadiyah

27 May 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Rombongan siswa kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus Ampel....

Suara Muhammadiyah

10 October 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Raushan Fikr resmi....

Suara Muhammadiyah

4 January 2026

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - Jajaran pengurus Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Daerah Muhammad....

Suara Muhammadiyah

14 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah