Digitalisasi: Bentuk Komitmen HW Kota Malang pada Penyelamatan Lingkungan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1402
HW Kota Malang

HW Kota Malang

MALANG, Suara Muhammadiyah - Musyawarah Daerah (Musyda) ke-5 Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kota Malang yang diikuti oleh Qobilah dan Kafilah HW se-Kota Malang menggunakan e-voting dalam pemilihan formatur. Acara Musyda tersebut berlangsung pada Sabtu (25/5) di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang.

Ketua Panitia Musyda, Farhan Alif Ujilast menjelaskan, penggunaan e-voting merupakan inisiatif yang harus diambil HW dalam rangka shifting organisasi. Selain lebih transparan, e-voting juga lebih efisien dari segi waktu dan biaya. Bahkan cenderung ramah lingkungan.

“Selain sebagai gerakan kepanduan yang identik dengan kegiatan di alam, HW juga tidak lepas dari identitasnya sebagai organisasi otonom Muhammadiyah. Sehingga, secara organisasi, kita perlu melakukan shifting. Kita tinggalkan pemilihan yang butuh banyak kertas itu. E-Voting lebih transparan, tidak mubazir, dan efisien biaya juga waktu,” tutup Farhan.

Adapun teknis pemilihan yang digunakan dalam Musyda HW Kota Malang ini, pertama-tama Panitia Pemilihan (Panlih) memberikan token yang berisi username dan password. Jumlah token tersebut telah disesuaikan dengan total Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 49 (empat puluh sembilan) hak pilih. Terdiri dari dua perwakilan setiap Qobilah/Kafilah dan Pimpinan Kwarda HW Kota Malang periode 2019 -2024.

Selanjutnya, Panlih memanggil nama-nama tersebut untuk bergantian melakukan scan QR Code dengan ponsel masing-masing. QR Code terebut mengarahkan pemilih ke halaman login. Dengan memasukkan username dan password, layar pemilih diarahkan langsung ke halaman surat suara.

Kemudian, surat suara memperlihatkan nomor urut, foto, dan nama lengkap calon formatur. Dari 23 (dua puluh tiga) calon formatur tersedia, dapat dipilih 9 (sembilan) orang saja agar suara tetap sah, tidak bisa lebih atau kurang. Setelah yakin klik 9 orang, pemilih dapat langsung melakukan submit, sebagaimana halnya memasukkan ke surat kotak suara.

Panlih memberikan waktu selama sepuluh menit untuk memilih formatur. Usai waktu pemilihan berakhir, e-voting menampilkan hasil perolehan suara masing-masing calon formatur. Kesembilang formatur terpilih itu kemudian melanjutkan rapat tertutup untuk menentukan Ketua dan Sekretaris Kwarda HW Kota Malang berikutnya.

Adapun formatur Musyda ke-5 HW Kota Malang berdasarkan hasil pemungutan suara adalah: 

1.    Indra Santoso (43 Suara)
2.    Bahrul Muftafaq Chamdani (41 Suara)
3.    Luciana Wardani (38 Suara)
4.    Fitria Rahmawatin Faidati (37 Suara)
5.    Muchlis Anwari (36 Suara)
6.    Farhan Alif Ujilast (34 Suara)
7.    Mochammad Zainul Ridwan (31 Suara)
8.    Maulana Drininda Oka Nurdiansyah (30 Suara)
9.    Hikma Choirunnisa (30 Suara)

Dari hasil formatur Musyda itu, Indra Santoso menjadi Ketua Umum dan Hikma Choirunnisa sebagai Sekretaris Kwartir Daerah Hizbul Wathan Kota Malang Periode 2023-2028. (faqih/diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

WONOSOBO, Suara Muhammadiyah - Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Agama Islam, Universit....

Suara Muhammadiyah

14 February 2025

Berita

KUANSING, Suara Muhammadiyah - Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan Kuantan Singingi kembali menghadirka....

Suara Muhammadiyah

17 November 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — PDM Kota Bandung melakukan peletakan batu pertama pembangunan Ge....

Suara Muhammadiyah

13 February 2024

Berita

PADANG, Suara Muhammadiyah – Memasuki bulan suci Ramadhan, Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumatera ....

Suara Muhammadiyah

1 March 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Kamis Pagi, 10 Juli 2025, Balai Sidang Muktamar, kampus Univers....

Suara Muhammadiyah

10 July 2025