MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Pencapaian cemerlang Kontingen Sulawesi Selatan yang memborong 55 medali di ajang KSMN II Malang berakar dari persiapan yang terencana dan matang. Panitia pelaksana, Ustaz Zainal Abidin, menyebutkan bahwa sukses ini tercipta berkat komitmen penuh para mudir pesantren serta pemusatan latihan intensif selama sepekan.
Selama karantina, mental dan kemampuan para santri ditempa langsung oleh dua alumni kader internasional, yaitu Dr. Dyiaul Haaq Mahsyar (eks Ketua PCIM Turki) dan Luqmanulhakeem Yanggi Siagian (PRIM New South Wales Australia).
Suntikan bimbingan dari jejaring diaspora Turki dan Australia tersebut memberi nilai tambah yang sangat strategis. Selain memperluas cara pandang global dan memperkokoh kepercayaan diri santri di arena laga, keterlibatan mereka menegaskan kuatnya sinergi global Muhammadiyah dalam membagikan keahlian demi mencetak kader daerah yang unggul di pentas nasional.
Keberhasilan memborong 55 medali sekaligus mengamankan predikat juara umum tak resmi ini dirayakan dalam Resepsi Tasyakkuran dan Apresiasi di Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah (DAM) Gombara. Momentum ini dimanfaatkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., untuk menegaskan pentingnya kedudukan ilmu pengetahuan dalam Islam sebagai sarana peningkat derajat orang-orang beriman, merujuk pada QS. Al-Mujadilah ayat 11.
Prof. Ambo Asse berpesan agar hasil manis ini tidak memicu rasa sombong atau cepat puas. Menurutnya, ukuran kemuliaan sejati di sisi Allah adalah ketakwaan dan kerendahan hati. Beliau menekankan bahwa wujud syukur paling utama atas ilmu yang didapat adalah dengan makin tekun belajar serta menjaga kejujuran, kedisiplinan, dan integritas sebagai kader.
Acara yang turut dihadiri Ketua PWA Sulsel Dr. Hj. Mahmudah, Ketua LP2M KH. Lukman Abd. Samad, dan Mudir DAM Gombara Dr. H. Muhammad Syaiful Saleh ini diwarnai atraksi pidato bahasa asing serta ketangkasan Hizbul Wathan. Syukuran lalu ditutup dengan penyerahan apresiasi kepada 8 pesantren utusan Sulawesi Selatan: DAM Gombara Makassar, Ummul Mukminin Aisyiyah Sulsel, Darul Fallah Unismuh Bissoloro Gowa, DAM Balebo Luwu Utara, DAM Punnia Pinrang, Aisyiyah Boarding School Pinrang, MBS Rappang Sidrap, dan DAM Cece Enrekang.

