YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Suasana yang sakral dan semangat regenerasi terasa kuat di Amphiteater Gedung AR Fachruddin Fakultas Kedokteran Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Sabtu (31/1).
Sebanyak 41 pimpinan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (DPD IMM DIY) periode 2025–2027 resmi dikukuhkan melalui prosesi yang berlangsung begitu khidmat.
Momentum ini sekaligus menjadi penanda estafet kepemimpinan dan penguatan arah gerak IMM DIY ke depan. Sejumlah tokoh Muhammadiyah dari tingkat wilayah hingga pusat, serta perwakilan Organisasi Otonom (Ortom) se-DIY, hadir menyaksikan langsung prosesi tersebut.
Ketua Umum DPD IMM DIY periode 2023–2025, Muhammad Taufiq Firdaus, secara resmi mengakhiri masa kepemimpinannya bersama jajaran. Dalam pidato wada’, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan besar kepada kepengurusan baru agar mampu menjaga marwah dan integritas organisasi.
“Kami berharap tidak menjadi demisioner yang menyebalkan. Ada banyak PR dan warisan yang kami tinggalkan, namun saya yakin di bawah kepemimpinan Mayda, IMM DIY bisa jauh lebih progresif,” ujar Taufiq.
Ia juga menegaskan pentingnya soliditas lintas Ortom demi menjaga DIY sebagai episentrum perkaderan nasional.
Sementara itu, Ketua Umum DPD IMM DIY periode 2025–2027 yang baru dilantik, Mayda Dwi Hadiyanti menyebut, pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan amanah peradaban yang menuntut kesungguhan dan keberlanjutan.
“Gerakan IMM sesungguhnya berdenyut di forum-forum kecil yang sederhana namun bermakna. Kami ingin transformasi inklusif ini menjadikan gerakan IMM milik bersama, dari bawah kita bersinergi,” tegas Mayda.
Ia menambahkan bahwa DPD IMM DIY ke depan akan mengambil peran sebagai mitra kritis yang solutif terhadap dinamika sosial di Yogyakarta dengan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya.
“Jejaring ini akan kokoh ketika kita bergerak bersama dalam mewujudkan IMM DIY sebagai poros intelektual ikatan,” pungkasnya.
Ketua DPP IMM Bidang Riset dan Teknologi, Muhammad Akmal Ahsan menekankan, makna pelantikan tidak berhenti pada aspek seremoni semata.
“Substansi pelantikan adalah jadi momentum awal agar satu periode kepemimpinan IMM dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Wakil Ketua PWM DIY, Iwan Setiawan menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pimpinan DPD IMM DIY yang baru dikukuhkan. Ia menegaskan, DIY merupakan melting pot kader Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia.
“DIY ini menjadi ruang temu kader Muhammadiyah dari seluruh Indonesia. Karena itu, PWM DIY memberi ruang seluas-luasnya bagi teman-teman IMM untuk berkiprah dan bertumbuh,” tandasnya.

