Empat Aisyiyah se-Cabang Jetis Resmi Dikukuhkan

Suara Muhammadiyah

15 October 2023

1750
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Empat Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Cabang Jetis Bantul DIY periode 2022 - 2027 dikukuhkan oleh Ketua Cabang Aisyiyah Jetis Bantul DIY. Empat Pimpinan Ranting Aisyiyah tersebut berada di Sumberagung, Patalan, Canden, dan Trimulyo. Pengukuhan diselenggarakan pada rangkaian Pengajian Ahad Wage PCM Jetis, Ahad 15 Oktober 2023 di Masjid Baiturrahim Sulang Lor Patalan Jetis Bantul. 

Hadir dalam  pengukuhan tersebut Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jetis, Pimpinan Cabang Aisyiyah Jetis, Pimpinan Ranting Muhammadiyah & Aisyiyah se-Cabang Jetis, Ortom, dan warga Muhammadiyah Kapanewon Jetis. 

Ketua Cabang Aisyiyah Jetis , Hj. Wartiyah, S.Pd.  menyampaikan bahwa pimpinan ranting aisyiyah yang dikukuhkan agar segera melaksanakan program kerja berdasarkan pada kebutuhan di ranting masing-masing. Segala permasalahan terkait dengan kebutuhan warga,  terutama kaum perempuan harus menjadi prioritas program kerja selama 5 tahun mendatang. 

Di bagian lain Ketua Cabang Muhammadiyah Jetis, Endro Suwarno, S.E. menyampaikan bahwa pasca-pengukuhan PRA agar PRM yang belum  melalukan musyawarah ranting (musran) agar segera melaksanakan musran.  Hal ini bertujuan agar persoalan di ranting dapat dikolaborasikan dengan PRA yang baru saja dikukuhkan. 

Sementara dalam uraian kajian Ustadz Chusnul Azhar, M.Pd.I.,  Ketua Majlis Tarjih  dan Tajdid PDM Bantul  menyampaikan  keutamaan pimpinan yang dikukuhkan beserta warga Muhammadiyah Jetis agar selalu aktif mengikuti kajian-kajian Agama Islam dan Kemuhammadiyahan. Dengan demikian  pengetahuan dan pemahaman keagamaan dan kemuhammadiyahan terus meningkat. 

Menyitir beberapa hadits, Ustadz Azhar menekankan bahwa seorang muslim yang giat mengikuti kajian sejatinya sedang mencari ridha dan perlindungan Allah SWT.  Sebagian tanda orang muslim yang dikehendaki oleh Allah SWT untuk menjadi orang baik adalah dia memiliki semangat dalam mengikuti kajian.  Dalam beberapa ayat Al-Qur'an dijelaskan bahwa orang muslim yang berilmu diibaratkan sebagai orang yang sehat pengelihatan dan pendengarannya, sedangkan orang yang tidak berilmu diibaratkan sebagaimana orang buta dan tuli (Q.S. Ar-Ra'd:16).


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sejumlah 139 murid kelas IV dan V SD Muhammadiyah Program Khusu....

Suara Muhammadiyah

7 October 2023

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah -Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) me....

Suara Muhammadiyah

6 January 2024

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka memerihakan Milad Ke-112 Muhammadiyah, Fakultas S....

Suara Muhammadiyah

22 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Polarisasi sosial yang semakin menguat di tengah masyarakat In....

Suara Muhammadiyah

6 August 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya m....

Suara Muhammadiyah

13 October 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah