Haedar Meminta Agar Tokoh Bangsa Meneladani Paus Fransiskus

Publish

22 April 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
1370
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Kemarin hingga hari ini, dunia sedang berduka setelah salah satu tokoh agama dan tokoh dunia Paus Fransiskus meninggal dunia (21/4).

Bertempat di Lobby Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan duka yang mendalam pada Selasa, 22 April 2025.

"Kami atas nama Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan duka yang sangat mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus," ujarnya.

Haedar bercerita bahwa beliau dikenal sebagai tokoh kemanusiaan yang bersahaja. Namun lebih dari itu, ketokohan Paus Fransiskus di kancah global selalu mengedepankan pada nilai-nilai persaudaraan, keadilan sosial, kemanusiaan dan perdamaian.

"Beliau bukan hanya menyampaikan ajaran Katolik, tapi juga nilai universal yang membangun kerukunan antar sesama manusia.

"Kami pimpinan pusat Muhammadiyah selain menyampaikan duka yang mendalam juga berharap kepada seluruh tokoh bangsa dan dunia untuk bisa meneladani Paus Fransiskus," pesannya. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah - Pada Ahad, 15 Desember 2024, di Ruang Kelas Gedung Fakultas Kedokter....

Suara Muhammadiyah

16 December 2024

Berita

Kemampuan berpikir spasial menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dikembangkan dalam pem....

Suara Muhammadiyah

18 May 2025

Berita

LAMPUNG, Suara Muhammadiyah - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhamm....

Suara Muhammadiyah

27 October 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dalam upaya mempertemukan para pencari kerja dengan berbagai perusaha....

Suara Muhammadiyah

21 August 2024

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Lembaga Seni Budaya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Ist....

Suara Muhammadiyah

29 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah