Nikmat Dunia Hanya Sementara, Nikmat Akhirat yang Selamanya

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
583
Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, MA

Dr KH Muhammad Saad Ibrahim, MA

SURABAYA, Suara Muhammadiyah – Nikmat, niscaya menjadi elemen kehidupan. “Ketika ditunda maka akan menjadi berlipat-lipat rasa nikmatnya itu,” kata Muhammad Saad Ibrahim.

Demikian dengan puasa. Yang kata Saad termasuk bagian integral ajaran menunda kenikmatan. Kenapa begitu?

Makan dan minum yang dilakukan setiap hari, jelas Saad, merupakan manifestasi kenikmatan tiada tara dari Tuhan.

Pada saat berpuasa, Tuhan menunda untuk dapat merasakan nikmat tersebut. “Setelah kita sahur tidak makan (ditunda) terus-menerus, akhirnya sampailah kemudian magrib,” ujarnya.

Dan ketika magrib tiba, sungguh betapa dirasakan nikmatnya bisa kembali merasakan makan dan mimum. Mengapa dikatakan seperti itu? “Karena nikmat tersebut kita tunda,” kata Saad.

Secara kentara, dikemukakan Saad bahwa sesungguhnya hidup itu bagian dari menunda kenikmatan.

“Dan tentu kenikmatan yang terbesar nanti, kita peroleh di surga itu akan berlipat ganda, termasuk mendapatkan rida Allah, magfirah Allah,” tegasnya.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini menyebut dua variabel itu menjadi sebuah kenikmatan yang dahsyat. Lain halnya dengan nikmat yang terhampar di dunia ini.

“Tapi itu sedikit, dan tidak dahsyat,” bebernya, Sabtu (21/2) di TvMu Channel dalam program Tausiyah Kiai Saad Ibrahim.

Jika memburu nikmat dunia secara masif, disebut Saad, mengorbankan kenikmatan yang jauh lebih dahsyat dan bahkan fundamental ketika hidup di akhirat kelak.

“Kalau kita tidak dapat menikmati di kehidupan akhirat maka akan terjadi rugi rugi besar,” tegasnya, menandaskan, ajaran agama pada dasarnya mengajarkan untuk menunda kenikmatan. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

GERSIK, Suara Muhammadiyah- Siang itu, Selasa (1/10/2024) rombongan siswa dari tiga sekolah, yaitu S....

Suara Muhammadiyah

2 October 2024

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah - Pada Jumat, 10 Mei 2024, sejumlah ibu-ibu Aisyiyah yang dipimpin lang....

Suara Muhammadiyah

14 May 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Memasuki tahun akademik 2024 Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakult....

Suara Muhammadiyah

21 June 2024

Berita

Ikhtiar Mewujudkan Pesantren Berkemajuan yang Mandiri Ekonomi dan Lingkungan LAMPUNG TIMUR, Suara M....

Suara Muhammadiyah

20 February 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Verifikator atau Agen platform digital terpadu Satu Muhammadiyah (Satu....

Suara Muhammadiyah

12 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah