Haedar Nashir Tegaskan Muhammadiyah Tidak Stagnan Mengembangkan Layanan Kesehatan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
693
Haedar Nashir. Foto: Cris

Haedar Nashir. Foto: Cris

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah di Hotel Morazen, Temon, Kulon Progo, Jumat (18/7).

Haedar menyampaikan dihadapan 400 peserta Rakernas bahwa, Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang membawa misi dakwah dan tajdid untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Haedar menyebut, masyarakat Islam yang sebenar-benarnya berwatak khayra ummah dan ummatan wasatha.

"Dari konteks ini, kita bukan akan, tetapi sudah (menjalankan) misi ini. Di bidang dakwah, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lain sebagainya. Yang menempatkan Muhammadiyah menjadi organisasi Islam terdepan dalam pergerakan bersifat sistem atau organisasi," terangnya.

Bahkan, sampai disebut Muhammadiyah sebagai organisasi Islam kegamaan terkaya nomor 4 di dunia. Haedar mengingatkan, agar jangan sampai larut dan terninabobokan dalam capaian semua ini, apalagi terjebak pada gelora semu.

"Tentu kita apresiasi sekaligus menjadi tanggung jawab kita untuk membawa organisasi besar ini menjadi lebih bermanfaat dan bermaslahat lagi bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta," ucapnya.

Pergerakan Muhammadiyah selama ini, beber Haedar, punya fondasi yang kokoh dan pengkhidmatan yang tinggi. Di semua bidang, termasuk bidang kesehatan untuk mewujudkan Al-Ma'un dalam realitas kehidupan.

"Komitmen adalah kesetiaan kita pada organisasi dengan seluruh misinya. Dan pengkhidmatan adalah aktualitasi dari komitmen untuk kita berkiprah tidak kenal lelah mengembangkan misi dan program Muhammadiyah," tegasnya.

Muhammadiyah sampai saat ini, sudah mampu memobilisasi seluruh anggotanya untuk memiliki komitmen kolektif. Yang kemudian dimanifestasikan dalam pengkhidmatan organisasi.

"Yang mungkin berbeda dengan komitmen orang per orang. Dan yang bersifat scoop kecil, atau mungkin bahkan perorangan," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Haedar berpesan melalui Rakernas ini, harus melahirkan keputusan-keputusan terbaik dan strategis yang tidak hanya memperkuat Rumah Sakit Muhammadiyah, juga memperluas spektrum layanan kesehatan Muhammadiyah.

"Karena tantangannya semakin banyak. Kalau problem di bawah itu juga semakin kompleks. Tapi, Insyaallah Muhammadiyah, kita sudah berkolaborasi dengan Pemerintah dan berbagai pihak. Lebih dari itu, ada semangat Al-Ma'un yang hidup. Itu akan menjadi modal utama Muhammadiyah dalam mengembangkan kesehatan bangsa," pungkasnya. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PAREPARE, Suara Muhammadiyah - Wali Kota Parepare Tasming Hamid menyatakan dukungannya atas pelaksan....

Suara Muhammadiyah

15 September 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas ....

Suara Muhammadiyah

6 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) MM Kine Club Universitas Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

19 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Menyikapi memanasnya situasi politik nasional pasca-aksi demo....

Suara Muhammadiyah

1 September 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah -Ketua Pimpinan Cabang. Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Jeruklegi, periode 20....

Suara Muhammadiyah

4 November 2024