Haedar Nashir Tegaskan Muhammadiyah Tidak Stagnan Mengembangkan Layanan Kesehatan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
919
Haedar Nashir. Foto: Cris

Haedar Nashir. Foto: Cris

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah di Hotel Morazen, Temon, Kulon Progo, Jumat (18/7).

Haedar menyampaikan dihadapan 400 peserta Rakernas bahwa, Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang membawa misi dakwah dan tajdid untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Haedar menyebut, masyarakat Islam yang sebenar-benarnya berwatak khayra ummah dan ummatan wasatha.

"Dari konteks ini, kita bukan akan, tetapi sudah (menjalankan) misi ini. Di bidang dakwah, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lain sebagainya. Yang menempatkan Muhammadiyah menjadi organisasi Islam terdepan dalam pergerakan bersifat sistem atau organisasi," terangnya.

Bahkan, sampai disebut Muhammadiyah sebagai organisasi Islam kegamaan terkaya nomor 4 di dunia. Haedar mengingatkan, agar jangan sampai larut dan terninabobokan dalam capaian semua ini, apalagi terjebak pada gelora semu.

"Tentu kita apresiasi sekaligus menjadi tanggung jawab kita untuk membawa organisasi besar ini menjadi lebih bermanfaat dan bermaslahat lagi bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta," ucapnya.

Pergerakan Muhammadiyah selama ini, beber Haedar, punya fondasi yang kokoh dan pengkhidmatan yang tinggi. Di semua bidang, termasuk bidang kesehatan untuk mewujudkan Al-Ma'un dalam realitas kehidupan.

"Komitmen adalah kesetiaan kita pada organisasi dengan seluruh misinya. Dan pengkhidmatan adalah aktualitasi dari komitmen untuk kita berkiprah tidak kenal lelah mengembangkan misi dan program Muhammadiyah," tegasnya.

Muhammadiyah sampai saat ini, sudah mampu memobilisasi seluruh anggotanya untuk memiliki komitmen kolektif. Yang kemudian dimanifestasikan dalam pengkhidmatan organisasi.

"Yang mungkin berbeda dengan komitmen orang per orang. Dan yang bersifat scoop kecil, atau mungkin bahkan perorangan," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Haedar berpesan melalui Rakernas ini, harus melahirkan keputusan-keputusan terbaik dan strategis yang tidak hanya memperkuat Rumah Sakit Muhammadiyah, juga memperluas spektrum layanan kesehatan Muhammadiyah.

"Karena tantangannya semakin banyak. Kalau problem di bawah itu juga semakin kompleks. Tapi, Insyaallah Muhammadiyah, kita sudah berkolaborasi dengan Pemerintah dan berbagai pihak. Lebih dari itu, ada semangat Al-Ma'un yang hidup. Itu akan menjadi modal utama Muhammadiyah dalam mengembangkan kesehatan bangsa," pungkasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JEMBER, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 3 Jember adakan kegiatan rutin Latihan Dasar Kepemimpi....

Suara Muhammadiyah

19 October 2023

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas publik, LKSA Muham....

Suara Muhammadiyah

9 November 2025

Berita

Uzbekistan, Suara Muhammadiyah — Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Kegur....

Suara Muhammadiyah

28 April 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Program studi Ilmu komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan ....

Suara Muhammadiyah

5 December 2023

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Komunitas Cube Aljazari Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Suraka....

Suara Muhammadiyah

29 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah