Ajaran Islam Miliki Karakteristik Lurus dan Mudah

Suara Muhammadiyah

11 April 2024

2205
Istimewa

Istimewa

Buya Irwandi Nashir Jadi Khatib di Masjid Ihsan Sungai Pinago

PAYAKUMBUH, Suara Muhammadiyah - Umat muslim ramai-ramai mengikuti salat Id di Masjid Ihsan Sungai Pinago, Kota Payakumbuh. Dalam khotbahnya, khatib membahas soal tabiat manusia yang melampaui batas. 

Pantauan di lapangan, Rabu (10/4/2024), jemaah berduyun-duyun datang ke Masjid Ihsan Sungai Pinago, Tanjuang Gadang, Payakumbuh Barat. Tampak sebagian besar menenteng sajadah hingga alas untuk salat, baik koran hingga plastik.

Tampak pula barisan saf salat Id yang meluber di Masjid Ihsan Sungai Pinago. Kendati demikian, hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan umat muslim dalam melaksanakan salat Id.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Payakumbuh, Dr. Irwandi Nashir mengatakan tabiat manusia harus diatur dengan syariat Islam, jika tidak ia akan bertindak melampaui batas dan tidak sejalan dengan kecondongan jiwa manusia yang hanif.

Dalam khutbah Idul Fithri 1 Syawwal 1445 H  di Sungai Pinago,Tanjung Gadang, Payakumbuh Barat, Dr. Irwandi Nashir jelaskan bahwa syariat Islam yang dibawa oleh Rasulullah saw itu adalah syariat yang lurus dan mudah.

“Lurus dan mudah adalah karakteristik ajaran Islam yang diajarkan Rasulullah saw karena ajaran Islam sejalan dengan fithrah manusia dan tidak memberi beban melebihi kapasitas manusia, ” ungkap dosen UIN Bukittinggi itu.
 
Syariat Islam yang lurus dan mudah itu, terang Irwandi Nashir, akan sulit diamalkan manakala manusia tak dapat membendung syahwat dan lemah keyakinan.
Agar Islam dapat diamalkan, lanjut Irwandi Nashir, manusia wajib sabar dan yakin. Dikatakannya, sabar dan yakin sebagai prasyarat untuk mampu mengamalkan syariat Islam telah diisyaratkan Allah Ta’ala dalam surat As-Sajadah, ayat 24. “Sabar adalah benteng dari syahwat yang melampaui batas, sementara yakin menjadi benteng dari keragu-raguan,” ulas Ustadz Irwandi.

Dalam khutbahnya, Ustadz Irwandi Nashir juga menyinggung fenomena miris umat Islam di Timur Tengah yang murtad dari Islam dan memilih menjadi ateis. “Tahun 2021,ada sekitar 5 persen warga Arab Saudi yang memilih ateis dengan alasan agama Islam mengekang kebebasan hidup mereka, ” terang Irwandi Nashir.

Irwandi Nashir juga mengajak umat Islam, khususnya di kota Payakumbuh, memiliki kesadaran menjaga lingkungan dari kerusakan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Wacana libur sekolah selama bulan Ramadan tahun 1446 H mendapat ....

Suara Muhammadiyah

17 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Umat Muslim di seluruh dunia merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 Hij....

Suara Muhammadiyah

19 June 2024

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Sebuah momen kolaboratif internasional terjalin ketika delegasi....

Suara Muhammadiyah

10 September 2025

Berita

BANDA ACEH - Persaudaraan Melayu Singapura yang tergabung dalam Yayasan Nur Insani Kunjungi Panti As....

Suara Muhammadiyah

9 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, menjadi tema ya....

Suara Muhammadiyah

1 October 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah