Ajaran Islam Miliki Karakteristik Lurus dan Mudah

Suara Muhammadiyah

11 April 2024

2102
Istimewa

Istimewa

Buya Irwandi Nashir Jadi Khatib di Masjid Ihsan Sungai Pinago

PAYAKUMBUH, Suara Muhammadiyah - Umat muslim ramai-ramai mengikuti salat Id di Masjid Ihsan Sungai Pinago, Kota Payakumbuh. Dalam khotbahnya, khatib membahas soal tabiat manusia yang melampaui batas. 

Pantauan di lapangan, Rabu (10/4/2024), jemaah berduyun-duyun datang ke Masjid Ihsan Sungai Pinago, Tanjuang Gadang, Payakumbuh Barat. Tampak sebagian besar menenteng sajadah hingga alas untuk salat, baik koran hingga plastik.

Tampak pula barisan saf salat Id yang meluber di Masjid Ihsan Sungai Pinago. Kendati demikian, hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan umat muslim dalam melaksanakan salat Id.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Payakumbuh, Dr. Irwandi Nashir mengatakan tabiat manusia harus diatur dengan syariat Islam, jika tidak ia akan bertindak melampaui batas dan tidak sejalan dengan kecondongan jiwa manusia yang hanif.

Dalam khutbah Idul Fithri 1 Syawwal 1445 H  di Sungai Pinago,Tanjung Gadang, Payakumbuh Barat, Dr. Irwandi Nashir jelaskan bahwa syariat Islam yang dibawa oleh Rasulullah saw itu adalah syariat yang lurus dan mudah.

“Lurus dan mudah adalah karakteristik ajaran Islam yang diajarkan Rasulullah saw karena ajaran Islam sejalan dengan fithrah manusia dan tidak memberi beban melebihi kapasitas manusia, ” ungkap dosen UIN Bukittinggi itu.
 
Syariat Islam yang lurus dan mudah itu, terang Irwandi Nashir, akan sulit diamalkan manakala manusia tak dapat membendung syahwat dan lemah keyakinan.
Agar Islam dapat diamalkan, lanjut Irwandi Nashir, manusia wajib sabar dan yakin. Dikatakannya, sabar dan yakin sebagai prasyarat untuk mampu mengamalkan syariat Islam telah diisyaratkan Allah Ta’ala dalam surat As-Sajadah, ayat 24. “Sabar adalah benteng dari syahwat yang melampaui batas, sementara yakin menjadi benteng dari keragu-raguan,” ulas Ustadz Irwandi.

Dalam khutbahnya, Ustadz Irwandi Nashir juga menyinggung fenomena miris umat Islam di Timur Tengah yang murtad dari Islam dan memilih menjadi ateis. “Tahun 2021,ada sekitar 5 persen warga Arab Saudi yang memilih ateis dengan alasan agama Islam mengekang kebebasan hidup mereka, ” terang Irwandi Nashir.

Irwandi Nashir juga mengajak umat Islam, khususnya di kota Payakumbuh, memiliki kesadaran menjaga lingkungan dari kerusakan.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun P....

Suara Muhammadiyah

25 June 2026

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Panitia Muktamar ke 49 Muhammadiyah dan Aisyiah Sumatera Utara menghadir....

Suara Muhammadiyah

7 October 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Surabaya (PC IMM K....

Suara Muhammadiyah

26 August 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kehadiran artificial intelligence (AI) di tengah aktivitas berbagai pr....

Suara Muhammadiyah

20 February 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY menyatakan kesiapannya dalam meny....

Suara Muhammadiyah

19 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah