Ideopolitor Muhammadiyah Cilacap Jadi Ajang Konsolidasi dan Pembekalan Cabang

Publish

26 December 2023

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1436
Foto Istimewa

Foto Istimewa

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabuaten Cilacap menyelenggarakan pemahaman Ideologi, politik dan Organisaasi (Ideopolitor) untuk Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Cilacap sebanyak 142 peserta mengikuti kegiatan di Gedung Dakwah PDM Kabupaten Cilacap Ahad (24/12/2023).

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap Habib M Ghozali mengatakan kegiatan Ideopolitor sebagai kegiatan wajib diikuti untuk semua pimpinan sampai ranting. Kegiatan ini dalam rangka konsolidasi, juga menanamkan pemahaman yang sama dalam visi dan misi perjuangan guna menguatkan manhaj gerakan Muhammadiyah. 

"Harapan kegiatan Ideopolitor dapat dilaksanakan dengan baik sehingga mulai 2024 sampai 2027, kita sudah satu arah," jelasnya.

Sedangkan, pembahasan organisasi sebagai Ormas yang yang cukup dipertimbangkan saat sekarang. Maka perlu memaksimalkan tugas dan  fungsi Majelis dan Lembaga yang telah terbentuk.

"Hal ini harus kita mantapkan bersama, agar diseluruh jajaran pimpinan agar mempunyai visi dan misi yang sama," tegasnya.

Terkait dengan politik, Habib menegaskan ditahun politik saat ini secara pragmatis dalam mendekati Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif. Muhammadiyah secara cerdas kepada masyarakatnya silahkan memilih sesuai pilihan masing-masing.

'"Kita tetap harus mengarahkan kepada warga menjaga kondusifitas. Kita mempunyai pilihan masing-masing dan tidak ada instruksi dalam menentukan pilihan," ujarnya.

Dalam menyikapi tahun politik, Muhammadiyah tidak perpolitik praktis tetapi tetap berperan aktif dengan upaya mendorong kader-kader terbaik Muhammadiyahyang memiliki kapasitas, kapabilitas dan kualitas yang mumpuni untuk terlibat aktif dalam berpolitik. 

"Muhammadiyah secara cerdas kepada warga masyarakatnya, silahkan memilih sesuai pilihannya masing-masing. Memang kita tidak fanatis tetapi, aktif dalam perpolitikan," ucapnya.

Muhammadiyah sebagai organisasi maka perlu pembenahan internal, maka harus banyak yang dilakukan untuk kemajuan organisai. 

"Penguasaan keorganisasi ditingkat ranting dan cabang perlu dimantapkan kembali," tegasnya.

Dodo Martono Sekertaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menjelaskan organisasi Muhammadiyah agar berjalan maka dengan keyakinan, kompak dan contoh. Dengan teladan memberi contoh, akan lebih melekat apa yang lakukan dalam berorganisasi.

"Marilah kita lakukan hal konkrit dalam kegiatan di persyarikatan Muhammadiyah," tegasnya.

Peserta Kegiatan Ideopolitor salah satunya Bunimin sebagai Ketua Pimpinan Cabang Muhamadiyah (PCM) Caruy Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap mengatakan kegiatan Ideopolitor menambah pengetahuan tentang Ideologi dan Politik serta Organisasi. Bermanfaat bagi pimpinan dan pengurus khususnya di tingkat PCM/PRM Caruy. Dalam menjalankan Organisasi dan Amal Usaha Muhammadiyah yang sudah ada dikembangkan. Agar lebih maju dengan mencari terobosan baru untuk lebih maksimal.

"Kita dalam berorganisasi sesuai dengan arahan dari Mukhtamar, supaya sesuai dengan visi dan misi," pungkasnya.(Wasis)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BOJONEGORO, Suara Muhammadiyah - Resepsi puncak Milad Emas 50 tahun RS ‘Aisyiyah Bojonegoro di....

Suara Muhammadiyah

27 November 2023

Berita

AGAM, Suara Muhammadiyah - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Buya Dr H Amirsya....

Suara Muhammadiyah

9 March 2024

Berita

MONOKWARI, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB) terus menunjukkan perkem....

Suara Muhammadiyah

13 February 2026

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammad (STAIM) Karangasem Paciran Lamong....

Suara Muhammadiyah

15 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyeleng....

Suara Muhammadiyah

15 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah