IMM Al-Farabi Dorong Mahasiswa Menjadi Pemimpin di Era Digital

Publish

25 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
749
Dok Istimewa

Dok Istimewa

JEMBER, Suara Muhammadiyah –Di tengah menurunnya minat mahasiswa untuk berorganisasi, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Al-Farabi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jember berupaya menyalakan kembali semangat kepemimpinan dan kepedulian sosial melalui kegiatan bertajuk Young Leadership Era, Selasa (21/10/2025) di Dewald Caffe Jember.

Kegiatan ini menjadi momentum reflektif pasca-rapat kerja kepemimpinan dan diikuti sekitar 95 mahasiswa, sebagian besar merupakan mahasiswa baru FISIP angkatan 2025. Dengan tema “From Campus to Compass: Menemukan Arahmu Sebagai Pemimpin”, acara ini mengajak mahasiswa menemukan kembali arah kepemimpinan mereka di tengah derasnya arus digitalisasi dan budaya instan.

Menurut Ketua Panitia Teguh Iman Arif, Young Leadership Era lahir dari keprihatinan atas rendahnya kepedulian sosial mahasiswa dewasa ini.

“Kami ingin menumbuhkan kembali semangat kepedulian sosial di kalangan mahasiswa. Banyak yang kini lebih fokus pada dunia digital, tetapi lupa bahwa nilai kepemimpinan sejati tumbuh dari aksi nyata di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum IMM Al-Farabi Rizki Afandi menyebut kegiatan ini sebagai laboratorium kepemimpinan.

“Young Leadership bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ruang untuk melatih kepekaan dan tanggung jawab sosial. Mahasiswa harus siap menjadi agent of change di tengah globalisasi,” tegasnya.

Hadir pula dua narasumber inspiratif: Kukuh Pribadi, S.I.Kom., M.A., Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Jember, dan Wildan Nurul Fadli, S.IP., pendiri Fadli Foundation. Keduanya memberikan pemahaman mendalam tentang tantangan generasi muda di era digital dan bonus demografi.

Kukuh menyoroti pentingnya literasi digital dan kesiapan menghadapi perubahan.

“Pemuda tidak cukup hanya memahami teori sosial dan politik. Mereka harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan media sosial untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Adapun Wildan mengingatkan bahwa bonus demografi bisa menjadi peluang sekaligus ancaman.

“Anak muda Indonesia harus tangguh dan bermoral. Mereka bukan hanya penerus bangsa, tapi penentu arah peradaban ke depan,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dekan dan Wakil Dekan FISIP, perwakilan organisasi mahasiswa seperti BEM, Himakom, Himata, serta kader IMM se-Kabupaten Jember.

Ketua PC IMM Jember, Alfa Rizal Matofani, S.Pd., turut memberikan pesan motivatif kepada peserta.

“Mahasiswa perlu memilih lingkungan yang mendorong pertumbuhan diri. Dan dalam perjalanan itu, carilah tiga jenis teman: yang bisa menjadi tempat bersandar, memperluas koneksi, dan mendorong kita mencapai potensi terbaik,” katanya.

Bagi IMM Al-Farabi, Young Leadership Era bukan sekadar acara pembinaan, melainkan gerakan untuk menghidupkan kembali semangat kolektif mahasiswa dalam menyiapkan masa depan. Di tengah tantangan digitalisasi dan individualisme, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepemimpinan berawal dari kepedulian terhadap sesama. (KH)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muham....

Suara Muhammadiyah

23 September 2023

Berita

120 Siswa TS, Latihan Bekali Siswa Keterampilan Hidup  CILACAP, Suara Muhammadiyah - Suasana b....

Suara Muhammadiyah

4 August 2025

Berita

Universitas Muhammadiyah Prof.DR.HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan kegiatan Ramadan Youth Camp 2026, d....

Suara Muhammadiyah

26 February 2026

Berita

BOJONEGORO, Suara Muhammadiyah – Sebagai langkah nyata dalam membumikan nilai-nilai inklusivit....

Suara Muhammadiyah

18 February 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua MUI Kota Bandung, KH Miftah Faridl, menyampaikan pandangan....

Suara Muhammadiyah

16 April 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah