DEPOK, Suara Muhammadiyah - International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 23 dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Sabtu (3/10/2026) di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat.
Mu’ti menyebut bahwa IMSO tidak hanya meningkatkan kemampuan anak-anak muda dalam bidang matematika dan sains, tapi juga menjadi tempat berkumpulnya murid-murid terbaik dari berbagai negara.
Ia berharap agar IMSO tidak hanya menjadi tempat beradu nilai, tapi juga menjadi tempat dimana peserta mendapatkan pengalaman yang bernilai serta memiliki jejaring dengan murid-murid terbaik dari berbagai belahan dunia.
“IMSO adalah salah satu kegiatan akademik yang paling penting, dan partisipasinya selalu meningkat dari waktu ke waktu. Ini menjadi salah satu parameter bahwa kegiatan ini sangat populer dan menginspirasi,” ujar Mu’ti.
Mendikdasmen berharap agar program ini bisa terus berlanjut dan terus berkontribusi pada pengembangan generasi muda di bidang matematika dan sains. Hal ini selaras dengan salah satu fokus Kemendikdasmen yang berusaha untuk meningkatkan kapasitas murid-murid di bidang STEM (science, technology, engineering, and mathematics).
Kemendikdasmen ingin menciptakan pribadi-pribadi yang tidak hanya unggul di STEM, tapi juga dapat menjadi pemimpin bangsa.
“Silahkan para peserta bisa mengeksplor keindahan Indonesia,” ujarnya.
IMSO 23 diikuti oleh 23 negara, meliputi Bangladesh, Botswana, Bulgaria, China, Ghana, Hong Kong, India, Kazakhstan, Lao People's Democratic Republic, Malaysia, Mongolia, Morocco, Nepal, Philippines, Singapore, South Africa, Sri Lanka, Tajikistan, Thailand, United States of America, Uzbekistan, Vietnam, dan Indonesia. (Hendra/ Yanuri)

