Salurkan Zakat Fitrah dan Paket Peduli
PURWOREJO, Suara Muhammadiyah — Kelompok Bermain (KB) ‘Aisyiyah Kutoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan nilai kepedulian sosial melalui kegiatan pentasyarufan zakat fitrah dan berbagi paket peduli kepada masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan pada awal pekan ini menyasar sejumlah wilayah di Kecamatan Kutoarjo, Kecamatan Bayan, serta daerah sekitarnya.
Program sosial ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan yang sebelumnya diawali dengan aksi berbagi takjil. Melalui kegiatan ini, KB ‘Aisyiyah Kutoarjo tidak hanya menyalurkan bantuan kepada keluarga yang membutuhkan, tetapi juga mengajarkan nilai kedermawanan kepada para peserta didik sejak usia dini.
Penyaluran zakat fitrah dan paket bantuan dilakukan secara langsung kepada penerima manfaat yang berasal dari keluarga besar KB ‘Aisyiyah Kutoarjo yang berhak, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Para siswa turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut dengan pendampingan guru dan tenaga kependidikan.
Kepala KB ‘Aisyiyah Kutoarjo, Pusposari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keislaman dan sosial kepada anak-anak sejak dini. Ia menegaskan bahwa Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk mengajarkan praktik berbagi secara langsung.
“Kami mengadakan rangkaian kegiatan di bulan Ramadhan, yaitu kemarin berbagi takjil dan hari ini kita berbagi bakti sosial serta pentasyarufan zakat fitrah dengan penerima dari seluruh keluarga besar KB ‘Aisyiyah Kutoarjo yang berhak,” ujar Pusposari dalam keterangannya Rabu (19/3).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan sebagai sarana syiar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di tengah masyarakat. Menurutnya, melalui kegiatan sosial yang nyata, diharapkan masyarakat semakin mengenal dan tertarik untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh Persyarikatan.
“Harapannya memang kami untuk syiar adanya Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, kemudian yang akan ikut pengajian Muhammadiyah ‘Aisyiyah menjadi anggota Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, antara lain Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kutoarjo, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kutoarjo, pihak keamanan setempat, serta manajemen RS PKU Muhammadiyah Kutoarjo. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti kuatnya sinergi dalam mendukung kegiatan sosial di masyarakat.
Ketua PCM Kutoarjo, H. Moh. Mansur, S.Pd.I., turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa langkah KB ‘Aisyiyah Kutoarjo dalam melibatkan anak-anak dalam kegiatan berbagi merupakan bentuk pendidikan karakter yang sangat penting.
“Kami atas nama PCM Kutoarjo mengucapkan terima kasih kepada Kelompok Bermain ‘Aisyiyah di Kembang Arum Kutoarjo ini yang telah melatih putra-putrinya untuk berdonasi sejak awal di bulan Ramadhan 1447 Hijriah ini,” kata Mansur.
Ia juga menyampaikan bahwa KB ‘Aisyiyah Kutoarjo merupakan salah satu amal usaha ‘Aisyiyah yang berkembang dengan baik dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan lembaga ini sangat strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Secara tidak langsung, Mansur menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong adanya inovasi dalam pelayanan pendidikan di KB ‘Aisyiyah Kutoarjo. Ia berharap ke depan fasilitas dan kualitas layanan semakin meningkat sehingga mampu memenuhi harapan masyarakat.
“Kami terus berupaya untuk inovasi dalam rangka pelayanan di KB ‘Aisyiyah Kutoarjo ini. Semoga ke depan semakin bisa bertambah fasilitas, mohon dukungannya, sehingga kepada umat yang akan mengamanahkan putra-putrinya merasa terlayani dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembiasaan berbagi sejak dini sebagai bagian dari upaya membentuk generasi emas Indonesia di masa depan. Menurutnya, kegiatan yang diawali dari hal sederhana seperti berbagi di bulan Ramadhan dapat memberikan dampak besar dalam membentuk karakter anak.
Kegiatan pentasyarufan ini berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Para penerima manfaat menyambut baik bantuan yang diberikan, sementara para siswa terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Ringankan Beban Siswa Kurang Mampu
Kegiatan selanjutnya yaitu pentasyarufan bantuan sosial bersama Lazismu Kutoarjo berlangsung hangat dan penuh makna pada akhir pekan lalu. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap siswa-siswi yang berasal dari keluarga kurang mampu di lingkungan pendidikan Muhammadiyah.
Acara yang digelar di lingkungan KB ‘Aisyiyah Kutoarjo tersebut melibatkan sejumlah pihak, antara lain Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kutoarjo, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kutoarjo, Kantor Layanan Lazismu Kutoarjo, serta guru dan tenaga kependidikan. Kehadiran para wali murid yang mendampingi siswa penerima manfaat turut menambah kekhidmatan suasana.
Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi para siswa sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial dalam pilar pendidikan Muhammadiyah. Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara pihak sekolah, Persyarikatan, serta wali murid.
Kepala KB ‘Aisyiyah Kutoarjo, Pusposari, S.Pd., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan pentasyarufan ini merupakan bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan dana umat. Ia menegaskan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui Lazismu telah disalurkan secara tepat sasaran.
“Pentasyarufan hari ini merupakan bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat melalui Lazismu Kutoarjo telah dikelola dengan amanah dan tepat sasaran,” ujar Pusposari dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi para siswa dan keluarganya.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. “Kami berterima kasih kepada para donatur, dan semoga bantuan ini memberikan keberkahan bagi para siswa serta keluarga besar KB ‘Aisyiyah,” tambahnya.
Secara tidak langsung, pihak penyelenggara menilai bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya berbagi dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tertanam sejak dini dalam kehidupan mereka.
Sementara itu, perwakilan dari Lazismu Kutoarjo menyampaikan bahwa program pentasyarufan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendistribusikan dana umat secara transparan dan akuntabel. Mereka juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Berbagi Takjil
Semangat berbagi juga diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Berbagi Takjil, Menebar Kebaikan”. Aksi sosial ini dilaksanakan pada awal pekan ini di dua titik strategis, yakni area RS PKU Muhammadiyah Kutoarjo dan kawasan Pos Polisi Perempatan Kutoarjo.
Kegiatan yang melibatkan seluruh peserta didik KB ‘Aisyiyah Kutoarjo tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa didampingi oleh guru dan tenaga kependidikan turut serta membagikan takjil kepada masyarakat, khususnya para musafir dan pekerja jalanan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Tidak hanya menjadi kegiatan berbagi, aksi ini juga dirancang sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi anak usia dini. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk memahami nilai-nilai kepedulian, kedermawanan, serta pentingnya berbagi kepada sesama.
Kepala KB ‘Aisyiyah Kutoarjo, Pusposari, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari pendidikan berbasis nilai Al-Ma’un yang selama ini diajarkan di lingkungan sekolah. Ia menekankan bahwa pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui praktik langsung di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pendidikan karakter Al-Ma’un yang kita tanamkan sejak usia dini. Melalui aksi berbagi takjil ini, anak-anak KB ‘Aisyiyah Kutoarjo tidak hanya belajar tentang puasa secara fisik, tetapi juga belajar merasakan kebahagiaan saat dapat memberi manfaat bagi sesama di lingkungan Kutoarjo. Semoga menjadi dakwah bil hal yang menyejukkan,” ujar Pusposari.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan agar dapat menyegerakan berbuka puasa. Para pengguna jalan tampak menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh pihak sekolah.
Secara tidak langsung, kegiatan berbagi takjil ini juga menjadi sarana sosialisasi keberadaan KB ‘Aisyiyah Kutoarjo kepada masyarakat luas. Dengan turun langsung ke lapangan, pihak sekolah berharap dapat semakin dikenal sekaligus memperkuat hubungan dengan lingkungan sekitar.
Kegiatan ini turut melibatkan berbagai pihak, di antaranya Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kutoarjo, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kutoarjo, pihak keamanan dari Polsek atau Pos Polisi Kutoarjo, serta manajemen RS PKU Muhammadiyah Kutoarjo. Kolaborasi lintas elemen ini menunjukkan sinergi yang baik dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.
Perwakilan dari pihak penyelenggara secara tidak langsung menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan. Selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, kegiatan ini juga dinilai efektif dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli dan berempati.
Suasana kebersamaan tampak kental selama kegiatan berlangsung. Anak-anak terlihat gembira saat membagikan takjil, sementara para pendamping dengan sabar mengarahkan dan memastikan kegiatan berjalan lancar.
