Kesempatan Terbuka Lebar, Lula Kamal Dorong Perempuan Nasyiah Ambil Posisi dan Peran di Berbagai Sektor

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
466
Talk show bahas peran perempuan di sektor pangan

Talk show bahas peran perempuan di sektor pangan

SERANG, Suara Muhammadiyah – Tenaga Ahli Bidang Komunikasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Lula Kamal mengatakan, perempuan perlu segera mengambil posisi dan peran. Ia menegaskan bahwa peluang kerja dan usaha terbuka lebar bagi siapa saja yang mau terus berusaha. Hal ini ia sampaikan dalam forum Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah di Serang, Banten (5/9). 

Menurutnya, sektor pangan memiliki peran vital dalam menentukan kedaulatan bangsa. “Kalau pangan kita tidak kuat, bagaimana kita bisa berkuasa. Bangsa yang hebat harus kenyang dulu,” ujarnya.

Lula menegaskan, di tahun ini Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dengan cadangan yang cukup di Bulog. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan dalam swasembada pangan tetap ada. Optimalisasi produktivitas petani dan nelayan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera dicari formulasinya.

Ia juga menyoroti potensi besar yang dimiliki perempuan. Data menunjukkan, 85 persen pedagang di Indonesia adalah perempuan. Ini kabar gembira. Namun, masih banyak perempuan melewatkan peluang lain untuk meningkatkan kapasitas dan kualitasnya. Salah satunya peluang beasiswa studi yang tak banyak dilirik.

“Banyak peluang beasiswa yang sebenarnya bisa dilirik oleh perempuan. Ini alternatif yang perlu segera dipertimbangkan oleh perempuan,” katanya.

Terkait dengan lapangan kerja, Lulu menjelaskan bahwa kesulitan mencari pekerjaan saat ini tidak lepas dari bonus demografi. Lonjakan jumlah angkatan kerja baru harus diantisipasi dengan perluasan lapangan kerja.

“Tidak melulu menjadi PNS atau pegawai, ada banyak peluang lain yang bisa diambil oleh perempuan,” tambahnya.

Ia juga berupaya mengubah persepsi masyarakat tentang dunia pertanian. “Banyak orang menganggap jadi petani tidak menguntungkan. Padahal, sekarang jadi petani bisa menghasilkan asal tahu caranya. Petani sekarang itu oke banget. Yang perlu kita rapikan adalah sektor nelayan,” tegas Lula. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KOTIM, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kotawaringin Timur (PDM Kotim), serta Ortom....

Suara Muhammadiyah

21 June 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dua layar smart TV ukuran 42 inch terpasang di sisi kiri dan kanan ....

Suara Muhammadiyah

30 December 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Pelantikan empat Organisasi Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STI....

Suara Muhammadiyah

1 June 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Ratusan takjil yang berupa sop buah sejumlah 300 cup dan 120 snac....

Suara Muhammadiyah

17 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Ahmad Dahlan menjadi tuan rumah seminar nasional pra-Ta....

Suara Muhammadiyah

21 December 2024