Kisah Amalia Irfani Lulusan Doktor Sosiologi UMM, Lulus IPK  4.00 dan Hasilkan Ratusan Tulisan

Suara Muhammadiyah

6 February 2024

2625
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MALANG, Suara Muhammadiyah - Memilih aktif dan bermanfaat dengan menghasilkan karya merupakan pilihan sekaligus panggilan hati. Terlebih menempuh pendidikan strata tiga yang menuntut analisa mendalam, maka  penting mengamati fenomena dan menyoroti dalam frame teori agar mampu memberikan solusi.

Demikian uraian Amalia Irfani saat diwawancarai tentang motivasi menulis.  Sejak berstatus sebagai mahasiswa doktor Sosiologi UMM dengan rentang waktu dua tahun.  Amalia  mampu menulis 160an opini ditengah kesibukan kuliah dan terbit di media cetak dan online. Opini tersebut ia bukukan setebal 450 halaman  dengan judul "Amaliah berMuhammadiyah".  Baginya kesempatan tidak datang untuk kedua kali dengan semangat yang sama, selain komitmen untuk bisa lulus tepat waktu namun dengan hasil memuaskan. Ia pun dijuluki sebagai mahasiswa doktor UMM terproduktif menulis opini selama berstatus sebagai mahasiswa.

Amalia Irfani yang sehari-hari  bertugas di IAIN Pontianak, dan aktif di organisasi perempuan 'Aisyiyah Kalimantan Barat,  menceritakan ide menulis banyak ia dapat saat mengikuti perkuliahan aktif dua semester secara virtual melalui room zoom cloud meeting, mengikuti kuliah tamu/pakar yang diadakan Pascasarjana UMM, saat mewawancarai subjek dan informan penelitian, atau saat menonton televisi atau channel tertentu di YouTube. Menurutnya ide menulis itu sebenarnya banyak dan ada disekitar kita, hanya saja tidak semua dapat dikisahkan dalam bentuk tulisan jika kita malas atau enggan menggali. Menulis adalah bercerita tentang situasi, menjelaskan fenomena sosial melalui narasi, dan memberikan konklusi atau rekomendasi jika tulisan tersebut adalah opini, dan akhirnya bermanfaat.

Melalui judul penelitian disertasi Gerakan Sosial Pendidikan Muhammadiyah di Kalimantan Barat. Amalia berharap penelitian ini dapat dijadikan rekam jejak perjuangan Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan dengan mainstream berkemajuan dalam memberikan kemanfaatan kepada ummat dan bangsa. Maka bangga menjadi bagian dari perubahan adalah wujud keikhlasan yang ada di sanubari para kader militan Muhammadiyah.

Penelitian yang disebut Prof. Dr. Syamsul Arifin, Wakil Rektor I bidang Akademik Universitas Muhammadiyah Malang, sebagai penelitian untuk menegaskan geliat Muhammadiyah, mengantarkan Amalia Irfani sebagai lulusan tercepat, terbaik dengan IPK 4.00 dengan waktu studi 2 tahun 6 bulan.  (ad)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung terus memperkuat komitm....

Suara Muhammadiyah

8 November 2024

Berita

MAUMERE, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah, sebuah gerakan Islam yang teguh dalam pendidikan dan kea....

Suara Muhammadiyah

28 May 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Rangkaian Milad 109 tahun Suara Muhammadiyah dimeriahkan denga....

Suara Muhammadiyah

27 July 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Sunshin....

Suara Muhammadiyah

17 February 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Kegiatan olahraga pertandingan sepak bola acara Ramadan Cup, dala....

Suara Muhammadiyah

17 March 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah