Kolaborasi PCIM dan Muhammadiyah Assocation Thailand Perkuat Diaspora Kader

Publish

15 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
483
Foto istimewa

Foto istimewa

BANGKOK, Suara Muhammadiyah - Sebuah inisiatif bersejarah tengah dikembangkan oleh komunitas Muhammadiyah di Thailand: gagasan “Kampung Indonesia” di kawasan Soi Samakkhi, Nonthaburi. Program ini diinisiasi sebagai simbol persaudaraan dan kolaborasi antara Persyarikatan Muhammadiyah di Thailand dan masyarakat Muslim lokal, serta sebagai ruang interaksi sosial, pendidikan, dan kebudayaan bagi diaspora Indonesia di Negeri Gajah Putih.

Gagasan tersebut bermula setelah Dr Abdulhafiz Hile bersama tim Muhammadiyah Association of Thailand dan Lukmanul Hakim Foundation, melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada Jum’at-Jum’at 5–12 September 2025. Dalam lawatan itu, beliau memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan Muhammadiyah, di antaranya Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Museum Muhammadiyah, Universitas Ahmad Dahlan dan Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan PP Muhammadiyah. 

Sekembalinya di Bangkok, Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Thailand, Andi Subhan Husain, mengadakan Dinner & Sharing Session bersama Dr Abdulhafiz Hile sebagai bentuk penyambutan dan konsolidasi awal. Suasana hangat dalam pertemuan tersebut menjadi momentum lahirnya ide besar pengembangan Kampung Indonesia di Thailand, yang memadukan semangat dakwah, pemberdayaan, dan kebudayaan lintas bangsa.

“Pertemuan ini menjadi tonggak awal bagi kerja kolaboratif antara generasi muda diaspora dan tokoh Muhammadiyah Thailand. Kampung Indonesia akan menjadi ruang simbolik kebersamaan yang menghidupkan nilai-nilai Islam berkemajuan,” ujar Andi.

Agenda perdana berupa survei lokasi dilaksanakan pada Senin, 15 September 2025 dan dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat lokal, di antaranya Presiden Muhammadiyah Association of Thailand, Ketua PCIM Thailand, Atase Riset KBRI Bangkok sekaligus Pembina PCIM Thailand, Imam dan Pengurus Masjid Prasert Islam, Imam dan Pengurus Masjid Darul Muttakin Soi Samakkhi, Komunitas Muslimah. Termasuk, Wakil Walikota Nonthaburi Municipality, Provinsi Nonthaburi, Thailand. 

Pengembangan Kampung Indonesia mendapatkan dukungan penuh dari tokoh masyarakat dan perwakilan pemerintah setempat untuk dijadikan sebagai pusat interaksi, pertukaran budaya antara Indonesia-Thailand, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat. 

“Kami menyambut baik inisiatif ini. Kampung Indonesia akan menjadi ruang dakwah dan persaudaraan yang bermanfaat bagi seluruh umat,” tutur Yusuf.

Kolaborasi antara PCIM Thailand dan Muhammadiyah Association of Thailand dalam pengembangan Kampung Indonesia diharapkan menjadi model integratif antara dakwah, pendidikan, dan diplomasi masyarakat sipil. 

Selain memperkuat jaringan diaspora Indonesia di Thailand, program ini juga menjadi wahana memperkenalkan nilai-nilai Islam Berkemajuan, mempererat hubungan antarbangsa, serta memperkuat posisi komunitas Muslim sebagai agen perdamaian dan kemanusiaan di Asia Tenggara. 

Inisiatif Kampung Indonesia mencerminkan semangat Muhammadiyah yang adaptif, kolaboratif, dan kosmopolitan, menghadirkan wajah Islam yang inklusif di tengah dinamika global dan kehidupan diaspora. (Nadri/Anggi)

 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAGETAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Timur melalui Lembaga Lingkungan ....

Suara Muhammadiyah

16 September 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Dr Hendar ....

Suara Muhammadiyah

28 May 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SM Tower Malioboro memasuki usia 1 tahun sejak awal berdirinya pada....

Suara Muhammadiyah

22 June 2024

Berita

KOKAM Kota Yogya 2023-2027 Dikukuhkan, Tanamkan Kekompakan Konsolidasikan Kebaikan YOGYAKARTA, Suar....

Suara Muhammadiyah

2 March 2025

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Umumnya, sekolah kejuruan menjalin kerjasama dengan dunia usaha dan i....

Suara Muhammadiyah

21 July 2025