Konferensi Nasional Fakultas Psikologi Uhamka : Tingkatkan Kesehatan Mental dengan AI dan Nilai-nilai Agama

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
975
Konferensi Nasional FPsikologi Uhamka : Tingkatkan Kesehatan Mental dengan AI dan Nilai-nilai Agama

Konferensi Nasional FPsikologi Uhamka : Tingkatkan Kesehatan Mental dengan AI dan Nilai-nilai Agama

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Prof.DR.HAMKA (Uhamka) menyelenggarakan kegiatan Konferensi Nasional ke-9 Peneliti Muda Psikologi Indonesia dengan tema Agama dan Kesehatan Mental di Era Artificial Intelegence (AI), Auditorium Uhamka Limau lantai IV, Kamis (24/4).

 

Acara ini turut dihadiri oleh Prof. Nami Solihati selaku Wakil Rektor III Uhamka, Subhan El Hafiz selaku Dekan FPsikologi Uhamka, Fahrul Rozi selaku Wakil Dekan I dan II FPsikologi Uhamka, Ilham Mundzir selaku Wakil Dekan III dan IV FPsikologi Uhamka, Dini Rahma Bintari selaku narasumber sekaligus Dosen UI FPsikologi dan stakeholders.

 

Prof. Nani Solihati selaku Wakil Rektor III Uhamka menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif sekali untuk perkembangan keilmuan di fakultas psikologi. Menariknya tema yang diangkat akan membuat mahasiswa berdiskusi secara kritis dengan para dosen.

 

"Tema nya sangat menarik karena terdapat dua elemen penting yaitu agama dan kesehatan mental. Tentu ini dikaitkan dengan AI dan dapat dimanfaatkan secara bijak," tutur Prof. Nani Solihati.

 

Di kesempatan yang sama, Subhan El Hafiz selaku Dekan FPsikologi Uhamka menyampaikan, kegiatan ini diadakan 9 tahun berturut oleh FPsikologi Uhamka dengan maksud agar penelitian yang dilakukan mahasiswa tidak hanya tersimpan di dalam tulisan saja, tetapi juga disebarkan ke khalayak luas.

 

"Jadi tujuan utamanya adalah memanfaatkan AI untuk peluang menjaga kesehatan mental dan menjadikan mereka lebih taat pada agama," ucap Subhan.

 

Sementara itu, Dini Rahma Bintari selaku narasumber sekaligus Dosen UI FPsikologi mengatakan bahwa korelasi antara agama dan kesehatan mental pada era AI ini harus sangat berhati-hati agar menjadi subjek yang dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi dengan baik dalam meningkatkan kesehatan mental serta pemahaman agama yang lebih baik.

 

"Agama dan kesehatan mental merupakan fitrah manusia agar tetap hidup dengan lebih baik kedepannya. Maka kita akan menggunakan AI dengan sebaik-baiknya untuk memudahkan kehidupan kita," ujar Dini.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Kesinambungan nilai dan budaya organisasi kampus menjadi fondasi utama ....

Suara Muhammadiyah

13 January 2026

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Depok periode 2023-2....

Suara Muhammadiyah

23 July 2023

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah - Rombongan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Tengah (PWA Kalteng....

Suara Muhammadiyah

22 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di tengah pragmatisme gerakan, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ikatan....

Suara Muhammadiyah

12 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tetap berkomintmen dalam ....

Suara Muhammadiyah

5 February 2026