Kunjungi Museum Muhammadiyah, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dorong Kolaborasi Transisi Energi

Suara Muhammadiyah

8 April 2026

454
Kunjungan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste ke Museum Muhammadiyah Yogyakarta (8/4).

Kunjungan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste ke Museum Muhammadiyah Yogyakarta (8/4).

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Kunjungan Dominic Jermey ke Museum Muhammadiyah menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang transisi energi. Kegiatan bertajuk Academic Visit and Dialogue on Energy Transition itu mempertemukan akademisi, tokoh Muhammadiyah, serta mitra global untuk membahas masa depan energi berkelanjutan.

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muchlas MT, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu, khususnya Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Dominic Jermey. Ia menegaskan komitmen UAD untuk menjadi perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan energi berkelanjutan.

“UAD siap berkolaborasi dalam menyukseskan transisi energi, sebagai bagian dari tanggung jawab akademik dan sosial,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, Dominic menekankan urgensi peralihan dari energi fosil menuju energi ramah lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin nyata. Ia juga mengaitkan isu tersebut dengan nilai-nilai moral dan tanggung jawab antargenerasi.

“Kita perlu memikirkan masa depan generasi berikutnya dengan tidak merusak lingkungan. Bersama, kita bisa mewujudkan kehidupan yang lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Hening Parlan, Direktur 1000 Cahaya menegaskan bahwa Muhammadiyah terus konsisten dalam menjaga keberlanjutan kehidupan melalui nilai-nilai Al-Qur’an. Ia memperkenalkan semangat Green Al-Ma’un sebagai landasan gerakan, yang mendorong efisiensi energi dan transisi menuju sumber energi bersih. 

Menurutnya, dengan jutaan anggota Muhammadiyah di berbagai belahan dunia, gerakan efisiensi energi dapat memberikan dampak yang sangat besar jika dilakukan secara kolektif. Program seperti “1000 Cahaya” disebut sebagai langkah konkret dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan.

“Muhammadiyah sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendorong transisi dan efisiensi energi. Di tengah berbagai tantangan, kita tidak boleh berhenti, apalagi menyerah,” ujarnya.

Dialog ini juga menyoroti pentingnya kemandirian atau swasembada energi sebagai bagian dari strategi menghadapi krisis global. Kolaborasi lintas negara dan lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mempercepat transformasi energi yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Menutup kegiatan tersebut, Dominic Jermey kembali menegaskan optimisme kolaboratif, “Bersama kita bisa.” Senada dengan itu, Hening Parlan mengingatkan pesan reflektif, “Jangan mengutuk kegelapan. Kitalah cahayanya.” (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Memperingati hari koperasi nasional (Harkopas) ke - 78 yang jatuh pada....

Suara Muhammadiyah

12 July 2025

Berita

GUNUNGKIDUL, Suara Muhammadiyah - Kebutuhan air bersih bagi keberlangsungan hidup manusia termasuk d....

Suara Muhammadiyah

6 December 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Ratusan masyarakat turun ke sungai bersama puluhan mahasiswa Kuli....

Suara Muhammadiyah

26 August 2024

Berita

SERUYAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Seruyan, Kalimanta....

Suara Muhammadiyah

20 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani bertanda....

Suara Muhammadiyah

6 April 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah