KULONPROGO, Suara Muhammadiyah - Pemeriksaan kesehatan gratis memeriahkan rangkaian kegiatan Hari Syiar Bermuhammadiyah yang digelar oleh MPKU PDM Kulon Progo pada Ahad, 12 Ramadhan 1447 H / 1 Maret 2026. Kegiatan berlangsung di Masjid Agung Kulon Progo, menjadi ruang layanan kesehatan publik bagi warga sekitar serta jamaah yang hadir.
Program pemeriksaan gratis ini difasilitasi oleh dua unit pelayanan kesehatan Muhammadiyah, yakni Klinik Pratama Muhammadiyah Wates dan Klinik Utama Muhammadiyah Wates. Pelaksanaan lapangan dilaksanakan bersama tenaga muda dari sekolah keperawatan; bantuan tenaga medis dan nonmedis datang dari SMK Muh 1 Wates dan SMK Muh 3 Wates yang mengirimkan siswa-siswi sebagai pendamping proses skrining.
Menurut ketua pelaksana, dr. Rina Nuryati, inisiatif pemeriksaan ini adalah wujud komitmen dakwah sosial yang konkret. “Kesehatan adalah bagian dari pelayanan umat. Melalui pemeriksaan gratis pada momen Hari Syiar Bermuhammadiyah, kami berharap dapat menjangkau warga yang belum rutin melakukan pemeriksaan sehingga masalah kesehatan bisa terdeteksi lebih dini,” ujar dr. Rina. Ia menambahkan bahwa jenis layanan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, konsultasi singkat gizi, serta pemeriksaan status kesehatan umum.
Wakil penanggung jawab lapangan, Wahyu Setyarini, menjelaskan mekanisme pelayanan yang diterapkan untuk memastikan antrian tertata dan setiap peserta mendapat perhatian. “Kami menetapkan meja skrining, meja konsultasi, dan meja rujukan singkat. Siswa-siswi SMK membantu pengukuran awal dan pengisian data sehingga dokter dari Klinik Utama bisa fokus pada pemeriksaan klinis,” kata Wahyu.
Antusiasme masyarakat terlihat nyata. Panitia memperkirakan lebih dari 100 orang mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis pada pagi itu. Seorang peserta, seorang ibu rumah tangga yang hadir bersama keluarganya, memberi testimoni singkat: “Saya merasa lega karena bisa cek tekanan dan gula secara gratis. Petugasnya ramah dan jelas memberi saran. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ujarnya.
Selain pemeriksaan, kegiatan diisi dengan rangkaian syiar lain yang membuat acara semakin hidup. Kehadiran layanan kesehatan Muhammadiyah pada acara keagamaan seperti ini dianggap penting oleh panitia karena menjembatani dakwah keagamaan dengan kepedulian sosial. Dr. Rina menegaskan, program seperti ini akan dipertahankan dan dikembangkan pada kegiatan serupa berikutnya, bekerja sama dengan unit layanan kesehatan dan institusi pendidikan Muhammadiyah di wilayah Kulon Progo.
Secara keseluruhan, pemeriksaan kesehatan gratis yang berlangsung singkat namun padat manfaat itu berhasil memberikan akses layanan kesehatan bagi warga sekaligus memperkuat peran sosial organisasi Muhammadiyah di tingkat lokal. (Edwin Daru Anggara)
