Lazismu Kotim Berbagi Ilmu dan Beasiswa Pendidikan

Suara Muhammadiyah

1 August 2024

1509
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KOTIM, Suara Muhammadiyah - Tim Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (Lazismu) Kotawaringin Timur (Kotim) menyelenggarakan sosialisasi program dan penyerahan beasiswa kepada anak-anak Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Sampit, Jl. Ahmad Yani, Mentawa Baru Hulu, Kec. Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah 74312, pada Kamis (1/8/2024).

Acara ini diadakan di aula sekolah, dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Peserta yang hadir berjumlah sekitar 120 orang yang terdiri dari kelas tujuh dan delapan. Sosialisasi ini menghadirkan Ketua Lazismu Kotim, Ahirul Agus.

"Muhammadiyah bisa bertahan hingga seratus tahun lebih salah satunya karena adanya gerakan filantropi. KH Ahmad Dahlan dahulu," kata Agus, "menggandeng para aghniya ini menunaikan kewajiban atas hartanya, yakni membayar zakat untuk menyantuni anak-anak yatim sehingga harta mereka bisa bermanfaat dan tersalurkan."

“Hal ini harus menjadi kebanggaan bagi kita. Saya juga berharap para siswa bisa menjadi garda terdepan dalam gerakan filantropi. Bila perlu, setiap ada aksi, bisa menggalang dana dan jadi pihak yang terdepan. Ini bukan untuk satu pihak, melainkan semuanya, kebaikan untuk semua,” ujar Agus.

Terkait pemberian beasiswa kepada sepuluh siswa SMP Muhammadiyah Sampit, meskipun baru beberapa orang yang mendapatkannya, pihaknya memberikan apresiasi karena mendapatkan sambutan luar biasa. “Acara ini juga merupakan sosialisasi Lazismu Kotim kepada siswa serta dewan guru dan menyerahkan beasiswa secara simbolis,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan sekaligus pembukaan, Kepala SMP Muhammadiyah Sampit, Rohana, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi kepada Lazismu Kotim atas pemberian beasiswa kepada para siswa.

"Sejak berdiri hingga hari ini, Muhammadiyah punya banyak sekali lembaga. Misalnya, AUM pendidikan dan Lazismu," kata Rohana. "Sekolah Muhammadiyah, mulai dari TK 'Aisyiyah Bustanul, SD, SMP, sampai SMA atau SMK Muhammadiyah dan 'Aisyiyah di Indonesia, bisa sukses karena tidak berdiri sendiri."

"Semua itu merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari Persyarikatan Muhammadiyah. Tidak dimiliki oleh sebuah yayasan. Namun berkomitmen membesarkan amal usaha Muhammadiyah (AUM). Termasuk Lazismu yang hari ini sudah membuktikannya. Kita jangan melihat berapa jumlah (beasiswa). Kita harus melihat niatnya. Saya yakin ini akan menjadi inspirasi dan insyaallah nanti akan semakin besar. Kami terima semua ini dengan baik,” ujarnya. (MF)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang optimal dan m....

Suara Muhammadiyah

21 July 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan tegas menyatakan belasungkawa ata....

Suara Muhammadiyah

13 October 2023

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Seminar Nasional Ketahanan Pangan, di Indonesia dan Peran Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

19 April 2026

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah melalui Pusat Studi Perbatasan dan Pesisir Universit....

Suara Muhammadiyah

28 September 2023

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - UMSU Bisa Jadi Ikon Baru di Deli Serdang. Ketua Pimpinan Pusat Muhammad....

Suara Muhammadiyah

18 April 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah