LDK Tak Hanya Ujung Tombak Dakwah, Tapi Juga Mengemban Misi Pemberdayaan di Masyarakat

Suara Muhammadiyah

29 January 2026

701
Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya penerapan collaborative government dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kerja pemerintah semata, tetapi harus melibatkan secara aktif organisasi kemasyarakatan, salah satunya Muhammadiyah.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Luthfi dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang digelar di Semarang. Ia menilai Muhammadiyah, khususnya melalui Lembaga Dakwah Komunitas, memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat.

“Pembangunan Jawa Tengah tidak cukup hanya terintegrasi dengan pemerintah pusat. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi kemasyarakatan yang sudah terbukti bekerja untuk masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.

Menurutnya, LDK Muhammadiyah memiliki kekuatan karena bergerak hingga ke lapisan komunitas paling bawah, menjangkau kelompok marjinal, daerah terpencil, serta komunitas yang kerap luput dari sentuhan kebijakan negara. Peran tersebut sejalan dengan visi pembangunan Jawa Tengah yang menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai program utama pemerintah.

Ahmad Luthfi juga mengungkapkan target besar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2026, yakni mewujudkan swasembada pangan. Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan pentingnya kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah, yang memiliki jaringan luas hingga ke akar rumput.

“LDK Muhammadiyah ini penting. Ia bukan hanya berdakwah dalam pengertian ceramah, tetapi juga membangun kesadaran, kemandirian, dan daya tahan masyarakat. Ini sangat relevan dengan agenda pemerintah dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi menyebut Muhammadiyah sebagai mitra strategis dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjadi ruang konsolidasi dakwah komunitas Muhammadiyah secara nasional, sekaligus menegaskan kontribusi dakwah sebagai bagian integral dari pembangunan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Keberadaan Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tentu sa....

Suara Muhammadiyah

1 January 2026

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Antusias mahasiswa STIEM Cilacap mengikuti lomba Islamic Word Quiz, di....

Suara Muhammadiyah

27 February 2026

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Diinisiasi oleh Lembaga Resiliensi Bancana/ MDMC Kalimantan Teng....

Suara Muhammadiyah

8 October 2023

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - PCM Prambanan kedatangan tamu Istimewa dari PCM Tanjungsari Medan. Seba....

Suara Muhammadiyah

30 May 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Peringatan Hari Pustakawan Indonesia yang untuk pertama kalinya diperi....

Suara Muhammadiyah

7 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah