LDK Tak Hanya Ujung Tombak Dakwah, Tapi Juga Mengemban Misi Pemberdayaan di Masyarakat

Suara Muhammadiyah

29 January 2026

639
Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya penerapan collaborative government dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kerja pemerintah semata, tetapi harus melibatkan secara aktif organisasi kemasyarakatan, salah satunya Muhammadiyah.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Luthfi dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang digelar di Semarang. Ia menilai Muhammadiyah, khususnya melalui Lembaga Dakwah Komunitas, memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat.

“Pembangunan Jawa Tengah tidak cukup hanya terintegrasi dengan pemerintah pusat. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi kemasyarakatan yang sudah terbukti bekerja untuk masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.

Menurutnya, LDK Muhammadiyah memiliki kekuatan karena bergerak hingga ke lapisan komunitas paling bawah, menjangkau kelompok marjinal, daerah terpencil, serta komunitas yang kerap luput dari sentuhan kebijakan negara. Peran tersebut sejalan dengan visi pembangunan Jawa Tengah yang menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai program utama pemerintah.

Ahmad Luthfi juga mengungkapkan target besar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2026, yakni mewujudkan swasembada pangan. Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan pentingnya kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah, yang memiliki jaringan luas hingga ke akar rumput.

“LDK Muhammadiyah ini penting. Ia bukan hanya berdakwah dalam pengertian ceramah, tetapi juga membangun kesadaran, kemandirian, dan daya tahan masyarakat. Ini sangat relevan dengan agenda pemerintah dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi menyebut Muhammadiyah sebagai mitra strategis dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjadi ruang konsolidasi dakwah komunitas Muhammadiyah secara nasional, sekaligus menegaskan kontribusi dakwah sebagai bagian integral dari pembangunan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Islam itu berkemajuan. Hal ini tercermin melalui para pendahulu yang me....

Suara Muhammadiyah

28 June 2024

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Ribuan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) termasuk rumah sakit yang te....

Suara Muhammadiyah

28 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Saat ini, jamaah haji asal Indonesia mulai diberangkatkan. Pr....

Suara Muhammadiyah

12 May 2024

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Ribuan warga Muhammadiyah Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Te....

Suara Muhammadiyah

19 April 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menorehkan prestasi....

Suara Muhammadiyah

31 July 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah