LDK Tak Hanya Ujung Tombak Dakwah, Tapi Juga Mengemban Misi Pemberdayaan di Masyarakat

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
510
Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya penerapan collaborative government dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kerja pemerintah semata, tetapi harus melibatkan secara aktif organisasi kemasyarakatan, salah satunya Muhammadiyah.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Luthfi dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang digelar di Semarang. Ia menilai Muhammadiyah, khususnya melalui Lembaga Dakwah Komunitas, memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat.

“Pembangunan Jawa Tengah tidak cukup hanya terintegrasi dengan pemerintah pusat. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi kemasyarakatan yang sudah terbukti bekerja untuk masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.

Menurutnya, LDK Muhammadiyah memiliki kekuatan karena bergerak hingga ke lapisan komunitas paling bawah, menjangkau kelompok marjinal, daerah terpencil, serta komunitas yang kerap luput dari sentuhan kebijakan negara. Peran tersebut sejalan dengan visi pembangunan Jawa Tengah yang menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai program utama pemerintah.

Ahmad Luthfi juga mengungkapkan target besar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2026, yakni mewujudkan swasembada pangan. Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan pentingnya kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah, yang memiliki jaringan luas hingga ke akar rumput.

“LDK Muhammadiyah ini penting. Ia bukan hanya berdakwah dalam pengertian ceramah, tetapi juga membangun kesadaran, kemandirian, dan daya tahan masyarakat. Ini sangat relevan dengan agenda pemerintah dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi menyebut Muhammadiyah sebagai mitra strategis dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjadi ruang konsolidasi dakwah komunitas Muhammadiyah secara nasional, sekaligus menegaskan kontribusi dakwah sebagai bagian integral dari pembangunan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - Perempuan memiliki peran penting menghadapi tantangan global. Pesan....

Suara Muhammadiyah

15 October 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tak hanya menyuarakan isu akidah dan ibadah, para ustadz dan ustadzah ....

Suara Muhammadiyah

2 June 2025

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyambut baik kunjungan studi b....

Suara Muhammadiyah

16 December 2023

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 4 Depok menjadi satu-satunya SMA di Depok yang menjadi ....

Suara Muhammadiyah

9 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - “Ujian yang menimpa diri kita yang kurang enak dan kemudian k....

Suara Muhammadiyah

8 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah