Mahasiswa UMP Dorong Kemandirian Pangan di LKSA Lewat Sistem Aquaponik

Publish

25 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
605
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah — Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) bertema “Peningkatan Kemandirian Pangan Anak-Anak Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Purwokerto dengan Sistem Bio-Entrepreneur.”

Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian pangan dan keterampilan kewirausahaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Children Center (MCC) melalui penerapan sistem aquaponik, yakni sistem budidaya ikan dan tanaman yang saling terintegrasi. Kegiatan dilaksanakan sejak Juli hingga Oktober 2025 di LKSA Putra Muhammadiyah Purwokerto dan melibatkan 50 anak asuh berusia 12 hingga 23 tahun.

Ketua Tim PKM-PM, Farid Jihadi Hanif, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk pemberdayaan berkelanjutan bagi anak-anak LKSA. “Kami ingin menanamkan nilai kemandirian melalui praktik langsung. Anak-anak tidak hanya belajar menanam sayuran dan memelihara ikan, tetapi juga diajarkan mengelola hasilnya secara produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, tim memberikan pelatihan praktik mulai dari penyemaian bibit kangkung, penebaran benih ikan lele, hingga perawatan dan panen. Anak-anak juga mendapatkan pelatihan digital marketing untuk mempromosikan hasil panen melalui media sosial. Tim telah membuat akun Instagram, TikTok, dan YouTube dengan nama @pkmpm_papmpwt sebagai sarana publikasi dan edukasi digital.

Selain itu, tim mahasiswa turut mengembangkan website E-Ponic sebagai profil digital LKSA sekaligus platform promosi produk hasil kegiatan aquaponik. Program ini juga menghasilkan buku pedoman mitra yang didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI), menandai lahirnya inovasi baru dalam penerapan sistem Bio-Entrepreneur berbasis aquaponik.

Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman anak-anak LKSA mengenai sistem aquaponik. Nilai rata-rata pre-test yang semula 45,93% meningkat menjadi lebih dari 80% pada post-test. Panen perdana kangkung dan ikan lele menjadi capaian konkret program yang menandai keberhasilan pelatihan ini.

Pengurus LKSA Putra Muhammadiyah Purwokerto mengapresiasi inisiatif mahasiswa UMP tersebut. Mereka menilai kegiatan ini memberikan dampak nyata dalam meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri anak-anak. “Program ini sangat bermanfaat. Anak-anak menjadi lebih mandiri dan memiliki bekal keterampilan yang dapat dikembangkan di masa depan,” ujar salah satu pengurus LKSA.

Melalui program PKM-PM ini, mahasiswa UMP tidak hanya berperan sebagai agen perubahan, tetapi juga menghadirkan solusi inovatif terhadap persoalan ketahanan pangan. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai LKSA lainnya di Indonesia.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjadi salah satu ....

Suara Muhammadiyah

29 January 2026

Berita

PONTIANAK, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah secara konsisten memperjuangkan nilai-nilai gerakan Isl....

Suara Muhammadiyah

13 January 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Majelis Ta....

Suara Muhammadiyah

15 February 2025

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah – Suasana kehangatan menyertai acara pengukuhan Pimpinan Ranting 'A....

Suara Muhammadiyah

30 November 2023

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Bidang Kajian Dakwah Islam (KDI) Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhamm....

Suara Muhammadiyah

3 December 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah