Silaturahmi Idul Fitri PCM Tonjong Dorong Sinergi AUM Berkemajuan

Suara Muhammadiyah

23 March 2026

690
Istimewa

Istimewa

BREBES, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tonjong menggelar Silaturahmi Idul Fitri 1447 H bersama pimpinan, Ortom, dan pengelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Ahad malam (22/3/2026) di Gedung Dakwah Aisyiyah Linggapura, Tonjong, Brebes.

Kegiatan ini bertujuan tidak hanya sebagai ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkuat sinergi gerakan Muhammadiyah di tingkat cabang.

Ketua PCM Tonjong, Moh Sobir, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam forum tersebut.
“Silaturahmi ini tidak hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga menjadi ajang membangun sinergi antara pimpinan, Ortom, dan AUM agar memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

Acara silaturahmi tersebut diisi dengan ceramah dan dialog yang disampaikan oleh Faozan Amar, Wakil Ketua MPKS Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHAMKA.

Dalam paparannya, Faozan menekankan pentingnya mentransformasikan silaturahmi menjadi kekuatan gerakan kolektif. Menurutnya, silaturahmi merupakan modal sosial yang mampu menggerakkan perubahan, sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi.

Ia menjelaskan, di tengah tantangan digitalisasi dan perubahan sosial, yang ditandai dengan meningkatnya transaksi ekonomi digital menurut data Bank Indonesia, Muhammadiyah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

“Kolaborasi menjadi keniscayaan. Kekuatan Muhammadiyah terletak pada sinergi, bukan pada gerak yang terpisah,” tegas Faozan yang putra daerah Brebes.

Faozan juga menyoroti masih adanya fragmentasi di tubuh AUM, di mana lembaga pendidikan, dakwah, dan Ortom kerap berjalan sendiri tanpa keterhubungan yang kuat.

Padahal, Muhammadiyah sejak awal dibangun sebagai gerakan berjamaah oleh Ahmad Dahlan.

Karena itu, ia mendorong pembangunan ekosistem AUM berkemajuan, di mana sekolah, masjid, Ortom, dan berbagai amal usaha saling terintegrasi sebagai pusat kaderisasi, pemberdayaan, dan pelayanan umat.

Di akhir kegiatan, Faozan mengajak seluruh elemen Muhammadiyah untuk memperkuat kebersamaan dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Ketika yang lemah dikuatkan, yang redup dihidupkan, dan semua bergerak bersama, di situlah Muhammadiyah menemukan kekuatannya,” pungkasnya.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Ernawati Kristinningru....

Suara Muhammadiyah

14 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Imogiri Bantul mengajukan permohona....

Suara Muhammadiyah

7 February 2025

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Wonogiri menerima kunjungan Ke....

Suara Muhammadiyah

9 February 2024

Berita

BALIKPAPAN, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menunjukk....

Suara Muhammadiyah

13 June 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Se....

Suara Muhammadiyah

21 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah