Mahasiswa UNIMMA Juara 1 Essay Writing di the 5th AISC Filipina

Publish

21 November 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
575
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MANILA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Pada ajang the 5th ASEAN International Student Competition (AISC) yang diselenggarakan di Polytechnic University of the Philippines (PUP), Manila, Filipina pada Selasa dan Rabu (18–19/11), dua mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) berhasil meraih Juara 1 kategori Essay Writing.

Mereka adalah Andien Citra Nirmala dari Program Studi Keperawatan dan Hanifa Salsabila dari Program Studi Farmasi. Kompetisi tahun ini mengusung tema besar “Innovate for Impact: Youth Solution for a Resilient and Inclusive ASEAN 2025”, dengan topik esai yang ditentukan secara acak untuk setiap tim.

Andien mengatakan, dalam perlombaan tersebut, peserta diwajibkan menulis esai langsung di tempat dalam waktu dua jam tanpa akses internet. “Di kesempatan tersebut, kami berhasil meraih juara denga esai berjudul Meisy (Medical Health Assistant): Application to Help Blind People Getting Medical Help Easily for Inclusive and Resilient Innovation to Implementing SDGs in ASEAN,” ujarnya.

Dijelaskan, esai tersebut mengangkat isu akses kesehatan yang inklusif bagi penyandang tunanetra di kawasan Asia Tenggara yang masih kurang mendapat perhatian. “Di ASEAN, banyak penyandang tunanetra yang masih kesulitan mengakses layanan kesehatan paling dasar. Dalam esai ini, kami menawarkan Meisy, aplikasi asisten kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai solusi yang benar-benar bisa digunakan mulai dari membaca informasi obat secara mandiri, konsultasi dokter dan apoteker secara online hingga menemukan fasilitas kesehatan terdekat dengan panduan audio,” jelasnya.

Lebih lanjut Andien menyampaikan, melalui inovasi tersebut, diharapkan dapat membantu penyandang tunanetra mengakses layanan medis secara mandiri, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 (Good Health and Well-being) dan poin 10 (Reduced Inequalities).

Andien menambahkan bahwa seluruh fitur Meisy disusun mengikuti standar informasi medis internasional. “Kami ingin menunjukkan bahwa inovasi digital bisa menjadi jembatan agar kelompok rentan mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Meisy kami desain agar memungkinkan penyandang tunanetra mengelola kebutuhan medisnya dengan aman, mandiri, dan terarah,” ungkapnya.

Adapun UNIMMA terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi global melalui berbagai ajang kompetitif, baik nasional maupun internasional. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus menghadirkan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Langkah Pasti Menuju Predikat Unggul KENDAL, Suara Muhammadiyah - Program Studi S1 Informatika, Fak....

Suara Muhammadiyah

6 August 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas K....

Suara Muhammadiyah

17 April 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Hutan Indonesia memegang peran kunci dalam menekan emisi karbon glob....

Suara Muhammadiyah

10 February 2026

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) gelar workshop offli....

Suara Muhammadiyah

8 September 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta menggelar ....

Suara Muhammadiyah

9 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah