Mahasiswa UNIMMA Juara 1 Essay Writing di the 5th AISC Filipina

Publish

21 November 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
548
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MANILA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Pada ajang the 5th ASEAN International Student Competition (AISC) yang diselenggarakan di Polytechnic University of the Philippines (PUP), Manila, Filipina pada Selasa dan Rabu (18–19/11), dua mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) berhasil meraih Juara 1 kategori Essay Writing.

Mereka adalah Andien Citra Nirmala dari Program Studi Keperawatan dan Hanifa Salsabila dari Program Studi Farmasi. Kompetisi tahun ini mengusung tema besar “Innovate for Impact: Youth Solution for a Resilient and Inclusive ASEAN 2025”, dengan topik esai yang ditentukan secara acak untuk setiap tim.

Andien mengatakan, dalam perlombaan tersebut, peserta diwajibkan menulis esai langsung di tempat dalam waktu dua jam tanpa akses internet. “Di kesempatan tersebut, kami berhasil meraih juara denga esai berjudul Meisy (Medical Health Assistant): Application to Help Blind People Getting Medical Help Easily for Inclusive and Resilient Innovation to Implementing SDGs in ASEAN,” ujarnya.

Dijelaskan, esai tersebut mengangkat isu akses kesehatan yang inklusif bagi penyandang tunanetra di kawasan Asia Tenggara yang masih kurang mendapat perhatian. “Di ASEAN, banyak penyandang tunanetra yang masih kesulitan mengakses layanan kesehatan paling dasar. Dalam esai ini, kami menawarkan Meisy, aplikasi asisten kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai solusi yang benar-benar bisa digunakan mulai dari membaca informasi obat secara mandiri, konsultasi dokter dan apoteker secara online hingga menemukan fasilitas kesehatan terdekat dengan panduan audio,” jelasnya.

Lebih lanjut Andien menyampaikan, melalui inovasi tersebut, diharapkan dapat membantu penyandang tunanetra mengakses layanan medis secara mandiri, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 (Good Health and Well-being) dan poin 10 (Reduced Inequalities).

Andien menambahkan bahwa seluruh fitur Meisy disusun mengikuti standar informasi medis internasional. “Kami ingin menunjukkan bahwa inovasi digital bisa menjadi jembatan agar kelompok rentan mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Meisy kami desain agar memungkinkan penyandang tunanetra mengelola kebutuhan medisnya dengan aman, mandiri, dan terarah,” ungkapnya.

Adapun UNIMMA terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan potensi global melalui berbagai ajang kompetitif, baik nasional maupun internasional. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus menghadirkan inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

ALOR, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Lapangan Mini Desa Dulolong Kecamatan Alor Barat Laut, ....

Suara Muhammadiyah

11 November 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam acara Seminar pada Pembukaan Studentpreneur Bootcamp MCEBI 19....

Suara Muhammadiyah

23 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyemarakkan milad ke-107 Aisyiyah dan memperingati I....

Suara Muhammadiyah

25 January 2025

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah — Rektor Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Pater D....

Suara Muhammadiyah

2 December 2024

Berita

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah - Kompleks Masjid Marwah di wilayah dakwah Pimpinan Ranting Muham....

Suara Muhammadiyah

5 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah