MATAF 2026 UNISA Yogyakarta, Ruang Membangun Jejaring dan Kolaborasi untuk Berdampak

Suara Muhammadiyah

10 September 2026

165
MATAF 2026 UNISA Yogyakarta

MATAF 2026 UNISA Yogyakarta

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Halaman kampus yang biasanya lengang, hari ini dipenuhi ribuan mahasiswa berpakaian hitam putih. Mereka mengenakan almet berwarna biru dongker dengan kartu tanda pengenal menggantung di leher. Mereka duduk menghadap panggung dan membelakangi sang fajar. Seperti sin dalam film-film action, yang tokoh-tokohnya mengajak matahari bersekutu untuk menghadapi masalah-masalah berat di belantara kemajuan duniawi. Bermodal semangat dan tekat yang dibalut tiga mantra kritis, bijak, dan berdampak, seketika alam memihak mereka untuk mengeksplorasi pengetahuan langit dan bumi.

Rektor Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Warsiti, dihadapan 2.878 mahasiswa baru, ia menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung di salah satu perguruan tinggi yang berdiri berkat kepeloporan perempuan. Dari kepeloporan perempuan inilah arah sejarah berubah, yang mulanya perempuan dipersepsikan sebagai kanca wingking berakar dari budaya patriarki tradisional, namun sejak kelahiran Aisyiyah (1926), perempuan terus didorong untuk berada di depan dalam peran pengabdiannya kepada agama, bangsa, umat, serta kemanusiaan universal. Sehingga pada tahun 1963 berdiri UNISA Yogyakarta.

Menurut Warsiti, Universitas Aisyiyah Yogyakarta merupakan tempat yang tepat untuk mengembangkan diri dan membangun jejaring. Mahasiswa dapat mengakses seluruh fasilitas yang tersedia untuk tujuan dan kepentingan yang lebih luas di masa depan. Baginya, menjadi bagian dari keluarga besar UNISA Yogyakarta merupakan tiket VVIP untuk masuk lebih jauh kedalam ekosistem Muhammadiyah. Organisasi Islam modern terbesar yang meletakkan tajdid (pembaharuan) sebagai spirit gerakan setelah Al-Qur’an dan Sunnah.

“Jadikan masa-masa kuliah kalian di UNISA Yogyakarta untuk mengembangkan potensi diri menjadi versi terbaik kalian di masa depan,” pesan Warsiti di hadapan seluruh mahasiswa baru.

Sebagaimana seorang ibu, ia kembali berpesan kepada seluruh mahasiswa baru untuk tidak menyia-nyiakan amanah yang diberikan orang tua di rumah. Salah satunya belajar dengan tekun. Definisi dari belajar di sini tidak hanya di dalam kelas, namun juga belajar dari lingkungan kampus maupun di luar lingkup akademik. Pesan ini ia sampaikan bukan tanpa alasan. Di tengah kehidupan yang bergerak sangat cepat, menjadi seorang pembelajar yang menguasai banyak hal menjadi sebuah keniscayaan yang tak lagi bisa ditawar.

Kemudian yang tak kalah penting di era kecerdasan buatan seperti sekarang adalah kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi. Kedua skill ini menempati posisi teratas sebagai nafas zaman ini. “Jadilah mahasiswa yang terus menerus belajar. Saat ini kita dihadapkan pada realita yang berubah sangat cepat. Asah skill komunikasi, bangun integritas, dan berkolaborasilah untuk mencapai tujuan bersama. Berdampak itu, ilmu yang kita miliki tidak hanya berhenti pada diri sendiri, tapi juga dapat dirasakan oleh lingkungan di sekitar kita,” ujarnya (10/9).

Ketika matahari membentuk sudut elevasi 50 derajat, alumni keperawatan UI itu menegaskan, bahwa MATAF (Masa Ta’aruf) Universitas Aisyiyah Yogyakarta bukan ajang menunjukkan diri siapa yang paling kuat dan berkuasa atas mahasiswa baru. Melainkan menjadi mementum krusial untuk membangun kebersamaan. Belajar, bertumbuh, dan berdampak melalui gerakan kolektif yang kritis dan bijaksana. (diko)

 

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua MUI Kota Bandung, KH Miftah Faridl, menyampaikan pandangan....

Suara Muhammadiyah

16 April 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Innalilahi wa Innailaihi Raji'un. Ekonom Indonesia, yang juga Ketua Ma....

Suara Muhammadiyah

6 September 2025

Berita

KAJEN, Suara Muhammadiyah - Ahad, 25 Shafar 1445 H bertepatan dengan 10 September 2023 M, bertempat ....

Suara Muhammadiyah

11 September 2023

Berita

SRAGEN, Suara Muhammadiyah - Santri Sekolah Menengah Atas (SMA) Trensains Muhammadiyah Sragen angkat....

Suara Muhammadiyah

30 March 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Dr. apt. Salmah Orbayinah, M.Kes....

Suara Muhammadiyah

31 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah