Majelis Tarjih dan Tajdid Rapatkan Barisan PUTM se-Indonesia

Suara Muhammadiyah

10 December 2024

1452
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Tarjih dan Tajdid (MTT) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengyelenggarakan di Rapat Koordinasi dan Pendataan Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Ahad-Senin (8-9/12/2024). Agenda ini diikuti perwakilan PUTM dari berbagai daerah se-Indonesia termasuk Pendidikan Kader Ulama Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (PKUM UMPR).

Kegiatan di hari pertama diawali dengan Workshop Pengarusutamaan Produk Tarjih dalam Kurikulum PUTM yang secara resmi dibuka oleh Ketua MTT PP Muhammadiyah Dr. H. Hamim Ilyas, M.Ag. Kemudian dilanjutkan dengan materi oleh H. Wawan Gunawan Abdul Wahid, Lc., M.Ag membahas tentang Adabul Mar'ah fil Islam: Puasa Sunah Tanpa Izin Suami dan Imam Perempuan, dan Prof. Alimatul Qibtiyah, S.Ag., M.Si., M.A., Ph.D membahas tentang Tuntunan Amaliah Laki-Laki dan Perempuan: Hak dan Kewajiban Suami Istri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pusat Tarjih Muhammadiyah Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.

Selanjutnya kegiatan di hari kedua adalah Rapat Koordinasi dan Pendataan PUTM se-Indonesia. Kegiatan ini dimulai dengan materi dari Muhammad Rofiq Muzakkir, Lc., M.A., Ph.D Sekretaris MTT PP Muhammadiyah yang menjelaskan tentang Ulama dan Urgensinya Bagi Muhammadiyah: Pendekatan Sejarah Intelektual.

"Kehadiran ulama sangat penting dalam tubuh Persyarikatan, karena pendiri Persyarikatan adalah salah satu ulama begitupun dalam perkembangannya tidak lepas dari peran para ulama, dan dalam sejarah Islam ulama hadir sebagai pemimpin sipil, sumber legitimasi pemerintah dan kekuatan penyeimbang bagi pemerintah", tuturnya.

Rofiq menambahkan tentang kompetensi yang harus dimiliki oleh ulama Muhammadiyah.

"Menurut Prof. Syamsul Anwar kompetensi ulama adalah menguasai Bahasa Arab, menguasai Bahasa Inggris, berada di tengah masyarakat, dan teladan dalam hal kesalehan, selanjutnya ulama pun harus mampu menggabungkan antara backward thinking (menguasai turats) dan forward thinking serta mampu menggabungkan antara al-kulliyat dan al-juziyyat", ucapnya.

Aris Pratama Gunawan, S.H yang hadir mewakili PKUM UMPR sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh MTT PP Muhammadiyah.

"Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada Rektor UMPR yang telah memfasilitasi PKUM UMPR hadir dan ikut kegiatan ini, kedua kegiatan ini sangat penting bagi kami PKUM UMPR yang masih berproses dan masih banyak kekurangan dalam menyelenggarakan program kaderisasi ulama di Kalimantan Tengah, semoga ini menjadi pencerahan dan nutrisi bagi kami ke depan", ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus MTT PP Muhammadiyah, Mudir/Direktur PUTM Yogyakarta, Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS, PPUT UM Malang, PUTM UM Makassar, PUTM UM Gorontalo, PUTM UM Mataram, PKUTM Surabaya, PKUM Sumatera Barat dan PWM Riau.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - PS Hizbul Wathan (PSHW) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) k....

Suara Muhammadiyah

23 January 2025

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah – Pada Jum’at, 21 Juni 2024 telah dilaksanakan kegiatan Pen....

Suara Muhammadiyah

25 June 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Rumah Pintar Matahari (....

Suara Muhammadiyah

13 November 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Dunia kefarmasian saat ini tidak lagi sekedar mencetak label dan....

Suara Muhammadiyah

30 July 2026

Berita

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) Kembali menorehkan capaian akademik dengan bertamb....

Suara Muhammadiyah

16 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah