KULON PROGO, Suara Muhammadiyah - Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Galur resmi memulai langkah strategis pemberdayaan umat melalui pertemuan koordinasi yang digelar di Ruang Aula Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Banaran. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan serta sinergi antara struktur pimpinan dan penggerak di tingkat akar rumput.
Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tinggi pemberdayaan Muhammadiyah, yakni Ketua MPM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Agus Amin Syaifudhin, serta Ketua MPM Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo, R Wakhid Purbiyantoro. Kehadiran para tokoh tersebut menegaskan dukungan penuh terhadap arah baru pemberdayaan masyarakat di wilayah Galur.
Ketua MPM PCM Galur, Priyo Santoso yang dikenal luas sebagai aktivis pemberdayaan masyarakat, memaparkan bahwa langkah awal perjuangan ini dimulai dengan basis data yang kuat dengan assement potensi. Pemberdayaan masyarakat yang efektif menurutnya tidak bisa jika hanya dilakukan dengan cara meraba-raba. “Kami akan memulai dengan proses assessment yang komprehensif untuk memetakan masalah sekaligus potensi yang ada di tengah masyarakat," ujar Priyo Santoso dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Priyo menjelaskan bahwa tindak lanjut dari temuan lapangan tersebut akan digarap secara kolektif. "Kami akan mengedepankan kerja lintas majelis yang bersifat kolaboratif. Masalah di masyarakat itu kompleks, jadi solusinya pun harus melibatkan berbagai disiplin ilmu dan sumber daya di internal Muhammadiyah," tambahnya.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari jajaran PCM, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kecamatan Galur, serta para pemerhati pemberdayaan.
Visi besar MPM PCM Galur ke depan adalah menciptakan kemandirian masyarakat yang berkemajuan berkelanjutan. "Target utama kita adalah mendorong peningkatan partisipasi masyarakat. Kami ingin warga terlibat aktif dalam program pemberdayaan yang berbasis pada keunggulan dan potensi lokal daerah Galur," pungkas Priyo.
Dengan semangat kolaborasi ini, MPM PCM Galur optimistis dapat melahirkan inovasi sosial yang berdampak nyata bagi peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan warga di Kecamatan Galur.

