BANYUMAS, Suara Muhammadiyah – Memakmurkan Masjid Asolah dengan mengaktifkan kembali salat Jumat dan kegiatan pengajian sebelum salat berjamaah Jumat, Jumat berkah, serta santunan dilaksanakan pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan berlangsung di Masjid Asolah, Jalan Raya Tambaknegara KM 15 Rawalo–Banyumas, Desa Tambaknegara, Rawalo.
Penggerak memakmurkan Masjid Asolah, H. Nurhadi dari Dusun Kedungsari, Desa Dondong, Kesugihan, Cilacap, mengatakan Masjid Asolah kembali digunakan untuk salat Jumat dengan diawali kegiatan pengajian sebelum salat Jumat, Jumat berkah, serta santunan.
“Memohon kepada umat Islam agar Masjid Asolah digunakan kembali untuk salat Jumat dan salat wajib berjamaah lima waktu supaya menjadi masjid jami’,” harapnya.
Ide untuk membangkitkan kembali Masjid Asolah dengan mengadakan salat Jumat muncul setelah melihat kondisi masjid yang sebelumnya tidak lagi digunakan untuk salat Jumat.
“Alhamdulillah, disetujui dan disengkuyung pengurus Ranting Tambaknegara dan Cabang Rawalo mendukung. Saya berterima kasih,” ujarnya.
Langkah awal dilakukan dengan menghubungi marbot Masjid Asolah, berkomunikasi dengan ranting, kemudian diadakan rapat bersama cabang di masjid tersebut.
“Kesepakatan pada 4 September 2026, masjid untuk salat Jumat lagi. Saya berinisiatif sebelum salat Jumat diadakan tausiyah oleh Ustadz Muftazani dan kegiatan Jumat berkah serta santunan. Saya mendukung untuk semua kegiatan di Masjid Asolah,” katanya.
Ke depannya, rencana akan dibuat jadwal khotbah dan melibatkan anak-anak SMP Muhammadiyah Rawalo untuk menjadi jamaah salat Jumat.
“Saya mendapat jadwal untuk khotbah Jumat,” ucapnya.
Langkah awal untuk memakmurkan Masjid Asolah dilakukan dengan menggandeng ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah Cabang Kesugihan dalam rangka silaturahmi melalui acara tausiyah dan salat Jumat di Masjid Asolah.
“Tujuannya sebagai ajang silaturahmi antara Cabang Kesugihan, Cilacap, dan Rawalo, Banyumas, untuk menyambung serta mempererat silaturahmi,” tandasnya.
Marbot atau Takmir Masjid Asolah, Abdul Budiono Rasman, menyampaikan pembangunan Masjid Asolah dimulai sekitar September 2021 dan selesai pada 2022.
Masjid Asolah merupakan masjid PRM Tambaknegara. Ukuran Masjid Asolah 10 x 10 meter persegi dengan fasilitas toilet dan tempat wudu serta area parkir dengan kapasitas jamaah sekitar 150 orang.
“Alhamdulillah, salat lima waktu sudah rutin berjalan. Salat Jumat sempat berjalan sekitar dua bulan pada awal setelah diresmikan,” katanya.
Diceritakan, awalnya H. Nurhadi mampir untuk salat fardu, kemudian bertemu setelah salat dan mengusulkan agar salat Jumat dihidupkan kembali.
“Saya izin kepada ketua ranting dan cabang, maka disepakati dilaksanakan salat Jumat lagi,” ujarnya.
Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tambaknegara, Priyadi, mengungkapkan pada saat dilaksanakan salat Jumat kembali, jamaah sangat bersemangat. Ia berterima kasih karena ada penggerak yang mengaktifkan kembali salat Jumat.
“Mudah-mudahan ke depannya, salat Jumat tetap bersemangat,” harapnya.
Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rawalo sekaligus khatib dan imam salat Jumat, Mashuri, menjelaskan salat Jumat di Masjid Asolah dilakukan dengan mengajak siswa SMP Muhammadiyah Rawalo untuk bergabung.
“Insya Allah, nanti kita gerakkan lagi untuk salat Jumat di Masjid Asolah ini dengan disengkuyung bareng-bareng,” harapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jamaah dari Cabang Kesugihan yang bergabung untuk memakmurkan Masjid Asolah.
“Silaturahmi, semoga diberikan keselamatan, rahmat, dan barokah,” pungkasnya. (Wasis)

