Membingkai Politik dalam Semangat Islam Berkemajuan

Suara Muhammadiyah

26 October 2025

884
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto dalam acara penutupan Rakornas MPKSDI di Hotel Syariah Solo (26/10).

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto dalam acara penutupan Rakornas MPKSDI di Hotel Syariah Solo (26/10).

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto dalam penutupan Rakornas Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan, pertumbuhan dan perkembangan Muhammadiyah yang begitu pesat membutuhkan peran dari jumlah kader yang tidak sedikit. Kader-kader ini diharapkan dapat menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna Amal Usaha Muhammadiyah di masa depan. 

"Mengingat bahwasanya pertumbuhan dan perkembangan Muhammadiyah cepatnya luar biasa. Kalau tidak diimbangi dengan kader-kader yang militan, kader yang memiliki idealisme, ideologi, dan motivasi, semangat jihad seperti yang dimiliki Muhammadiyah. Kita khawatir nanti seiring dinamika semakin meluas dan membesar, ini tidak cukup bisa dikonsolidasikan oleh Muhammadiyah," papar Agung saat memberikan amanat penutupnya di Rakornas MPKSDI (26/10). 

Tak dapat dipungkiri bahwa untuk bisa mengkonsolidasikan seluruh dinamika Persyarikatan, diperlukan komitmen serta kompetensi yang mumpuni dari setiap kader untuk berkiprah di masyarakat dan umat melalui Muhammadiyah. 

Oleh sebab itu ia mendorong setiap kader Muhammadiyah untuk memperluas jaringan pertemanan, melakukan inovasi dalam pergerakan, serta membingkai semangat berislam dengan spirit berkemajuan. 

"Kedepannya, Muhammadiyah perlu banyak melakukan inovasi, khususnya dalam hal politik. Kita perlu merekonstruksi kembali pandangan kita tentang politik. Yang mana politik itu adalah siasah (strategi). Ini perlu menjadi landasan berpikir bagi setiap kader agar lebih fleksibel dalam memposisikan diri dalam kehidupan kebangsaan dan keumatan," tegasnya. 

Seperti yang diutarakan Menteri Kehutanan RI yang hadir memberikan kuliah dalam Rakornas MPKSDI PP Muhammadiyah di Hotel Syariah Solo, hemat Agung, ia berharap politik tidak lagi dinilai dari sudut pandang akidah yang berorientasi benar dan salah, baik dan buruk, atau antara surga dan neraka. Sudah saatnya politik dipandang dari paradigma fikih yang sejatinya lebih fleksibel dalam merealisasikan dakwah Islam berkemajuan di ranah publik demokrasi. (diko)

 

 

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta m....

Suara Muhammadiyah

23 January 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Program Studi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah ....

Suara Muhammadiyah

30 January 2026

Berita

KULONPROGO, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka Milad Posyandu Lansia 'Aisyiyah SAKINAH - PRA Giripeni....

Suara Muhammadiyah

10 March 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Suasana pembagian takjil buka puasa Ramadhan 1445 H, Muhammadiyah Cab....

Suara Muhammadiyah

6 April 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 20 calon jamaah umrah yang akan berangkat melalui bi....

Suara Muhammadiyah

17 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah