RS UAD dan Mentari ClubFoot Perluas Layanan Penanganan Kaki Pengkor di Sleman

Publish

25 April 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
170
Foto Istimewa

Foto Istimewa

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Rumah Sakit Universitas Ahmad Dahlan (RS UAD) menerima audiensi program Mentari ClubFoot, inisiatif Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan MiracleFeet, pada Jumat (24/04).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan penanganan kaki pengkor (clubfoot) bagi anak usia 0–5 tahun di Kabupaten Sleman dan sekitarnya melalui metode ponseti, yang meliputi pemasangan gips, tindakan tenotomi, serta penggunaan brace.

Direktur RS UAD, dr. Asri Priyani Muryatiningsih, menyampaikan bahwa kerja sama ini mendukung penguatan layanan kesehatan yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memastikan pelayanan kesehatan anak dapat diakses secara lebih luas, cepat, dan tepat, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan clubfoot sejak dini,” ujarnya.

Ia menyebut RS UAD akan mengoptimalkan skrining dini melalui keterlibatan bidan dan dokter spesialis obstetri dan ginekologi dalam deteksi awal, serta dokter spesialis orthopedi dalam penanganan lanjutan secara tepat dan terukur.

Selain layanan medis, disiapkan pula mekanisme bantuan pembiayaan yang terintegrasi. Pasien yang terdiagnosis akan difasilitasi proses registrasi dan verifikasi sebagai penerima manfaat, sementara pengelolaan biaya tindakan diklaim langsung melalui Program Mentari ClubFoot.

“Dengan skema ini, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap beban biaya pengobatan, karena seluruh proses telah diintegrasikan dalam sistem bantuan yang terkoordinasi,” tambahnya.

Koordinator Program Mentari ClubFoot, dr. Khansa Maria Salsabila, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan memastikan setiap anak di Kabupaten Sleman memperoleh penanganan yang optimal tanpa terkendala akses maupun biaya.

“Melalui kemitraan ini, kami berkomitmen untuk memperluas jangkauan layanan agar tidak ada anak yang terlambat mendapatkan penanganan akibat keterbatasan akses maupun pembiayaan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sleman dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak serta mendukung tumbuh kembang yang optimal melalui penanganan medis yang tepat sejak dini. (AK/Naf)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BOYOLALI, Suara Muhammadiyah — Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PNF PDM Boyol....

Suara Muhammadiyah

10 April 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Membicarakan sub-topik lingkungan, menjadi bagian fundamental dalam....

Suara Muhammadiyah

28 February 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat (P....

Suara Muhammadiyah

7 October 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengg....

Suara Muhammadiyah

1 June 2025

Berita

TASIKMALAYA, Suara Muhammadiyah - Gerakan Subuh Mengaji (GSM) yang  dilaksanakan secara daring ....

Suara Muhammadiyah

26 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah