Mendikdasmen Pesankan 3K untuk Kemajuan Pendidikan Muhammadiyah di Banyuwangi

Suara Muhammadiyah

6 May 2026

493
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BANYUWANGI, Suara Muhammadiyah – Disela-sela kunjungan kerja dan menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional di Banyuwangi, Jawa Timur, Menteri Pendidikan Dasar Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti berkesempatan dialog bersama. 

Didampingi Majelis Dikdasmen PP, Abdul Mu’ti menerima Majelis Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi H.Sujanto, yang mengikutsertakan 10 orang  kepala sekolah Muhammadiyah di Hotel Ketapang Indah, Sabtu (2/5/2025).

Dihadapan Koordinator Dikdasmen Cabang Farid Wajdy, Kepala Sekolah Muhammadiyah diantaranya SD Muhammadiyah 1 dan 2, SMP Muhammadiyah 3, SMAM 1 Banyuwangi, SMKM 6 Rogojampi, serta SMKM 5 Srono, Mendikdasmen menyampaikan motivasi dan pesan.

Dalam pesannya menteri menekankan pentingnya mengantisipasi agar lembaga pendidikan di Muhammadiyah Banyuwangi dapat berjalan maksimal dan berkemajuan dengan berpegang pada Tiga Hal Krusial atau 3K.

Pesan pertama adalah Kelola Konflik, bahwa dalam pengelolaan lembaga pendidikan tentu akan ada konflik atau perbedaan, jika perbedaan yang tidak dikelola dengan baik dapat menghambat kemajuan lembaga. 

Berikutnya adalah Hindari Korup, godaan terbesar dalam mengelola lembaga pendidikan adalah tindakan korup dalam bentuk apapun. Untuk itu hindarkan diri dalam penyalahgunaan amanah yang dapat merusak kepercayaan dan sistem pendidikan. 

Kemudian yang terpenting sebagai lembaga pendidikan berkemajuan Tinggalkan sifat Kolot, yakni sikap tertutup terhadap kritik dan saran yang disampaikan, serta perubahan dan inovasi yang membuat lembaga pendidikan tertinggal dengan yang lain.

“Jika tiga hal ini dapat kita jadikan pegangan, maka lembaga pendidikan di Muhammadiyah, khususnya di Banyuwangi akan mampu tumbuh sehat, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Abdul Mu’ti.

Sedangkan motivasi yang disampaikan Mendikdasmen Abdul Mu’ti kepada para pengelola lembaga pendidikan Muhammadiyah adalah hakikat pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia.

Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti proses pendidikan adalah memuliakan, maka itu perlu bagi sekolah Muhammadiyah untuk memegang motivasi tersebut.

Sementara itu Ketua Dikdasmen PDM Banyuwangi, H.Sujanto menyampaikan terima kasih telah diterima untuk bertemu dengan Mendikdasmen sekaligus sekretaris PP Muhammadiyah disaat kunjungan ke Kabupaten Banyuwangi.

“Alhamdulillah dapat kesempatan berdialog dan mendapat pesan serta motivasi bagi para pengelola lembaga pendidikan Muhammadiyah di Banyuwangi. Sehingga dapat tambahan ilmu untuk terus berbenah, berinovasi, dan bersinergi demi kemajuan pendidikan di Banyuwangi,” pungkasnya. (Rizkie Andri)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Bisnis yang dijalankan Suara Muhammadiyah di bidang properti dan ....

Suara Muhammadiyah

15 August 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka peringatan bulan bahasa Oktober 2023, SD Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

27 October 2023

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Menyambut mudik Lebaran Idul Fitri 2024 ini dalam mendukung pelayanan a....

Suara Muhammadiyah

6 April 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah  – Suasana Stadion Mandala Krida Ahad (17/5) sore penuh se....

Suara Muhammadiyah

18 May 2026

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Dahlan Rais mengatakan, menga....

Suara Muhammadiyah

26 April 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah