Mengenal Baitul Arqam dalam Muhammadiyah

Publish

15 April 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

1
10619
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Mengenal Baitul Arqam dalam Muhammadiyah

Baitul Arqam adalah suatu bentuk sistem perkaderan Muhammadiyah yang merupakan modifikasi atau penyesuaian dan penyederhanaan dari Darul Arqam yang berorientasi pada pembinaan ideologi dan kepemimpinan untuk menciptakan kesamaan dan kesatuan sikap, integritas, wawasan dan cara berpikir di kalangan Pimpinan maupun anggota Persyarikatan dalam melaksanakan misi Muhammadiyah.

Modifikasi atau penyesuaian dan penyederhanaan Baitul Arqam atas Darul Arqam terletak pada waktu, metode, kurikulum dan penyelenggaraannya. Baitul Arqam disebut juga “Baitul Arqam 24 jam” karena jangka waktu pelaksanaannya 24 jam.

Anggota maupun Pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah pada umumnya memiliki aktivitas yang beragam dan tersebar disatu atau lebih kegiatan. Di samping aktivitas intern dilingkungan Muhammadiyah sendiri. Apalagi dalam perkembangan masyarakat seperti sekarang ini, juga mungkin pada masa mendatang, corak kegiatan tersebut semakin bervariasi lagi. Keadaan tersebut dengan sendirinya membuat mereka semakin sedikit memiliki peluang untuk mengikuti kegiatan lain, seperti mengikuti perkaderan yang menuntut persyaratan termasuk yang dipandang “berat”.

Padahal bagaimanapun setiap anggota apalagi Pimpinan Persyarikatan termasuk mereka yang ada di Majelis, Ortom (Organisasi Otonom), Badan. Lembaga, bahkan amal usaha, harus memiliki sikap, wawasan, cara berpikir, bahkan langkah yang sama dan menyatu dalam melaksanakan misi Muhammadiyah yang diantaranya dapat dikembangkan melalui perkaderan seperti Darul Arqam.

Demikian halnya, Pimpinan Persyarikatan dalam koordinasi Majelis Pendidikan Kader, di masing-masing tingkatan tidak memiliki yang merata untuk bisa menyelenggarakan kegiatan perkaderan seperti Darul Arqam, karena berbagai faktor seperti kewenangan, situasi dan kondisi, dan perangkat-perangkat lainnya. Sementara itu kewajiban segenap Pimpinan Persyarikatan beserta Majelis, Badan, Lembaga Ortom bahkan Amal Usaha Muhammadiyah di seluruh tingkatan untuk melaksanakan misi Muhammadiyah dalam satu kesatuan sikap, integritas, wawasan, cara berpikir dan langkah yang sama dan menyatu.

Oleh karena itu, Majelis Pendidikan Kader sebagai badan pembantu Persyarikatan yang mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pembinaan kader dan mengkoordinasikan kegiatan pendidikan dan latihan personil di lingkungan Persyarikatan yang diselenggarakan oleh Majelis, Ortom dan Badan-badan lainnya (sesuai kaidah MPK), perlu mencari pemecahan terhadap tuntutan permasalahan di atas. Upaya pemecahan tersebut tidak lain dalam bentuk melakukan Arqam yang ada dalam bentuk Baitul Arqam. (Imron Nasri)

Sumber: Majalah SM Edisi 20 Tahun 2021 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Wawasan

Oleh: Dr. Otong Sulaeman Sejak Kiai Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah lebih dari seabad lalu, ki....

Suara Muhammadiyah

26 August 2025

Wawasan

In Memoriam Paus Francis dalam Refleksi Seorang Kader Muhammadiyah  Oleh: Mansurni Abadi, Mant....

Suara Muhammadiyah

27 April 2025

Wawasan

Catatan Perjalanan Pulang di Akhir Tahun Oleh; Ahsan Jamet Hamidi Menjelang akhir tahun 2025, saya....

Suara Muhammadiyah

31 December 2025

Wawasan

Kesadaran Politik sebagai Penuntun Demokrasi Oleh: Suko Wahyudi, PRM Timuran Yogyakarta  Rend....

Suara Muhammadiyah

12 September 2025

Wawasan

Agama Sebagai Pandangan Hidup Oleh: Prof Dr Syamsul Anwar, MA Agama dapat didefinisikan dari beber....

Suara Muhammadiyah

14 June 2024