Menjadi Manusia Merdeka Melalui Penguatan Nilai-Nilai Keimanan

Publish

7 November 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
932
Masjid Al- Amin

Masjid Al- Amin

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Kualitas religiusitas masyarakat Indonesia harus terus dirawat agar tidak kehilangan jati diri. Hal itu telah diupayakan oleh jamaah Masjid Al Amin di Perum Pringgading Permai, Guwosari, Pajangan, Bantul Yogyakarta dengan menyelenggarakan penyuluhan mengenai Penguatan nilai-nilai Keimanan belum lama ini.

Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara yang ahli dalam bidang kajian religiusitas masyarakat yakni Dr. Sutarman, M.Hum., dosen Pendidikan Agama Islam Universitaas Ahmad Dahlan.

Di antara manfaat program tersebut adalah memperkuat keimanan dan ketakwaan para peserta melalui pemahaman mendalam mengenai makna 'kebebasan sejati' dalam Islam. Peserta dibimbing untuk memahami bahwa manusia yang benar-benar merdeka adalah mereka yang terbebas dari perbuatan syirik dan godaan hawa nafsu, kemudian tunduk dan patuh hanya kepada Allah SWT.

Pemahaman itu diharapkan dapat membangun pribadi-pribadi yang memiliki integritas moral yang tinggi dan mampu menghadapi tantangan hidup dengan pandangan yang lebih positif dan penuh keyakinan. Lebih lanjut, acara tersebut juga membuka wawasan baru bagi masyarakat terkait pentingnya nilai-nilai religiusitas dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari keluarga hingga lingkungan sosial. Peserta diajak untuk menerapkan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan praktis, seperti memperkuat silaturahmi, membangun keharmonisan dalam keluarga, serta menjaga ketenangan batin.

Dengan bertambahnya pemahaman masyarakat terhadap konsep manusia merdeka yang beriman, diharapkan terjalin komunitas yang saling mendukung dalam menegakkan nilai-nilai keimanan dan kebaikan. Selain itu pula menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap masalah sosial di sekitarnya dan menginspirasi untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan positif berbasis keagamaan.

Peserta yang mengikuti penyuluhan juga merasa lebih termotivasi untuk mengamalkan ajaran-ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan lingkungan, berbagi terhadap sesama, dan berperan aktif dalam kegiatan masjid. 

"Kegiatan ini tidak hanya membangun individu yang lebih kuat secara spiritual, tetapi juga meningkatkan persaudaraan dan solidaritas antarwarga, menciptakan suasana kekeluargaan yang erat, dan menurunkan potensi konflik melalui sikap saling menghargai dan toleransi," ungkap Ir. Joko Susilo, tokoh masyarakat sekaligus Takmir Masjid Al Amin.

Pada akhirnya, bahwa penguatan keimanan memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang damai dan harmonis. Diharapkan kegiatan serupa akan terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya dalam membina masyarakat yang religius, bebas dari jeratan masalah sosial, dan berakhlak mulia. Demikian harapan Sugeng Warsono selaku masyarakat. (Df/Lika)

 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Dalam waktu dekat, Suara Muhammadiyah (SM) akan merayakan mi....

Suara Muhammadiyah

13 July 2024

Berita

Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Tuberculosis pada Anak KUDUS, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka....

Suara Muhammadiyah

19 November 2023

Berita

PEMALANG, Suara Muhammadiyah - Gerakan sholat subuh berjamaah (GSSB) dan pengajian akbar merupakan s....

Suara Muhammadiyah

12 August 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pesantren Modern Muhammadiyah Green School (MGS) Yogyakarta menggel....

Suara Muhammadiyah

21 September 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) menggelar Wisuda Ahl....

Suara Muhammadiyah

20 December 2025